
Para prajurit TNI AU melaksanakan operasi SAR Pesawat ATR 42-500 menggunakan Helikopter Caracal pada Senin (19/1). (TNI AU)
JawaPos.com - Dalam operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) hari ini (19/1), TNI AU kembali mengerahkan Helikopter H-225M Caracal. Alat utama sistem persenjataan (alutsista) itu berperan sebagai regu pencari di udara. Selain itu, helikopter tersebut dipersiapkan untuk evakuasi jenazah korban apabila kondisi memungkinkan.
Komandan Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Arifaini Nur Dwiyanto menyampaikan, sebelumnya TNI AU sudah mengerahkan pesawat Boeing 737 Intai Strategis dari Skadron Udara 5. Tujuannya untuk melaksanakan misi air surveillance di lokasi kecelakaan pesawat dengan rute Yogyakarta-Makassar tersebut.
”Pengintaian udara bertujuan memperkuat pemetaan area, memantau kondisi medan, serta mendukung penentuan titik-titik prioritas pencarian di wilayah pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi,” terang dia dalam keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media.
Dalam arahannya, Dwiyanto menekankan pentingnya keselamatan terbang dan keselamatan personel di lapangan. Dia meminta hal itu sebagai prioritas utama dalam setiap tahapan operasi SAR. Menurut dia, keselamatan personel dan awak pesawat menjadi utama. Karena itu, dia meminta anak buahnya melaksanakan tugas sesuai prosedur.
”Jaga komunikasi serta perhatikan kondisi cuaca dan medan. Keberhasilan misi harus sejalan dengan penerapan safety yang ketat,” ujarnya.
Dalam Helikopter Caracal itu, TNI AU juga turut membawa pasukan khusus dari Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) dan personel Basarnas. Dwiyanto mengungkapkan bahwa helikopter tersebut dioptimalkan untuk melaksanakan pengamatan udara, mobilisasi personel dan logistik, serta mendukung proses evakuasi.
”Upaya penerjunan Tim SAR ke titik jatuhnya pesawat sangat bergantung pada perkembangan kondisi cuaca di sekitar Pegunungan Bulusaraung yang berubah cepat dan mempengaruhi visibilitas serta keselamatan penerbangan,” jelasnya.
Melalui operasi SAR tersebut, TNI AU menegaskan komitmen untuk terus memberikan dukungan maksimal sampai seluruh operasi kemanusiaan itu selesai dilaksanakan. TNI AU bergerak bersama Basarnas, Polri, dan instansi terkait lain untuk menemukan dan mengevakuasi seluruh korban dan body part pesawat yang dibutuhkan untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
