Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 Desember 2025 | 20.37 WIB

Kemenhub Prediksi 17,18 Juta Orang Akan Lakukan Perjalanan Saat Puncak Libur Nataru 2025/2026

Pantauan arus mudik dari arag barat memasuki  Gerbang Tol Kalikangkung mulai terlihat padat, Minggu (23/3/2025). (Istimewa). - Image

Pantauan arus mudik dari arag barat memasuki Gerbang Tol Kalikangkung mulai terlihat padat, Minggu (23/3/2025). (Istimewa).

JawaPos.com – Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus mudik masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 akan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025 dengan perkiraan pergerakan sebanyak 17,18 juta orang. 

“Kami memprediksi puncak arus mudik masa libur Nataru 2025/2026 akan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025 dengan perkiraan pergerakan 17,18 juta orang, sementara puncak arus balik diprediksi terjadi Jumat, 2 Januari 2026 dengan perkiraan pergerakan sebanyak 20,81 juta orang,” kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dikutip Minggu (7/12). 

Lebih lanjut, Dudy menyampaikan untuk memantau pergerakan masyarakat, Kemenhub akan menggelar Posko Terpadu Angkutan Nataru 2025/2026 mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. 

Ia menekankan dua isu utama yang perlu diantisipasi, yakni potensi lonjakan penumpang dan risiko cuaca ekstrem. Namun terkait itu, Kemenhub akan berkoordinasi dengan BMKG serta stakeholder terkait melalui posko Nataru, sekaligus menambah personel di area siaga. 

Di sektor darat, langkah mitigasi meliputi buffer zone, delaying system, contraflow, hingga one-way secara situasional, termasuk pengaturan penyeberangan. Di sektor laut, disiapkan kapal navigasi, patroli, dan pelabuhan alternatif. 

"Di sektor udara, dilakukan ramp check, optimalisasi jam operasional bandara, dan penambahan kapasitas penerbangan. Sementara di kereta api, disiapkan Daerah Pemantauan Khusus (DAPSUS), Alat Material Untuk Siaga (AMUS), serta personel siaga di perlintasan sebidang," jelasnya. 

Selain itu, Kemenhub menegaskan komitmen untuk memprioritaskan keamanan dan keselamatan semua moda transportasi. Sampai saat ini, telah dilakukan ramp check terhadap 40.683 kendaraan darat, 987 kapal laut, 191 kapal penyeberangan, 363 pesawat yang serviceable, dan 3.333 sarana kereta api. 

Di sisi lain, Menhub Dudy menekankan ada empat faktor penting dalam pelaksanaan Angkutan Nataru 2025/2026. Terdiri dari, keamanan dan keselamatan utama, sinergi antarpemangku kepentingan, perhatian terhadap detail dalam perencanaan hingga pelaksanaan, serta kesiapsiagaan menghadapi kejadian luar biasa. 

“Jika empat faktor tersebut bisa kita pedomani dan laksanakan dengan baik, bukan tak mungkin Zero Accident dan Zero Fatality dapat terwujud,” jelas Dudy.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore