MenPAN RB Rini Widyantini membantah bahwa penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK Tahun 2024 disebabkan oleh kebijakan efisiensi anggaran. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, membantah bahwa penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK Tahun 2024 disebabkan oleh kebijakan efisiensi anggaran.
Terlebih, menurut catatan Kementerian PANRB, ada sebanyak 213 instansi di pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang meminta untuk menunda pengangkatan CPNS dan PPPK.
Menteri Rini menyebut, kebanyakan dari mereka karena masalah administrasi. Apalagi soal anggaran bukan wilayah dari Kementerian PANRB.
"Kalau ke kita sih lebih banyak kepada masalah administrasi sih. Karena kalau anggaran kan bukan wilayah Kementerian PANRB. Ke kita sih yang disampaikan ke BKN, itu lebih banyak masalah administrasi," kata Rini Widyantini saat ditemui di Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (17/3).
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan dari sebanyak 213 instansi yang meminta penundaan alasannya bermacam-macam. Mulai dari minta perpanjangan seleksi, hingga penundaan seleksi.
"Kemudian penundaan penerbitan NIP ada. Nah, itu mereka minta penundaan karena persyaratan-persyaratan belum terpenuhi," ujar Zudan.
Selain itu, yang kedua, kata Zudan, ada juga beberapa kementerian yang mekar hingga hadirnya lembaga baru.
"Jadi penundaan dan penyesuaian juga mencocokkan dengan formasinya. Ijazahnya, formasinya dan jenis kompetensinya.
Itu yang diajukan pada kami di BKN. Serta mencocokkan unit kerjanya," tutupnya.
Untuk diketahui, pengangkatan CPNS dan PPPK mundur dari jadwal seharusnya. Berdasarkan catatan JawaPos.com, CPNS sudah bisa mulai bekerja mulai April 2025. Hal ini sejalan dengan usul penetapan NIP CPNS yang sesuai jadwal diajukan pada 22 Februari – 23 Maret 2025.
Namun, kemudian kebijakan itu diundur menjadi 1 Oktober 2025 yang akhirnya kini dipercepat kembali menjadi 1 Juni 2025. Khusus untuk PPPK dipercepat menjadi 1 Oktober 2025 dari sebelumnya ditunda 1 Maret 2026.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
