Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Mei 2026 | 01.28 WIB

Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelatnas, Berikut Sikap Akuatik Indonesia

Atlet renang artistik putri Bekasi Olympic Aquatic Sheva Steffani tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026 di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, Rabu (6/5/2026). Kejurnas Akuatik yang diikuti 84 atlet loncat indah dan 119 atlet renang artistik dari sejumlah daerah dan klub tersebut digelar hingga 7 Mei 2026 sebagai wadah pembinaan atlet melalui kompetsisi nasional. Antara/Fauzan - Image

Atlet renang artistik putri Bekasi Olympic Aquatic Sheva Steffani tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026 di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, Rabu (6/5/2026). Kejurnas Akuatik yang diikuti 84 atlet loncat indah dan 119 atlet renang artistik dari sejumlah daerah dan klub tersebut digelar hingga 7 Mei 2026 sebagai wadah pembinaan atlet melalui kompetsisi nasional. Antara/Fauzan

JawaPos.com - Pengurus Besar Akuatik Indonesia memastikan kebijakan efisiensi anggaran tidak mengganggu program pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk menghadapi ajang multicabang terdekat, yaitu Asian Games 2026 di Jepang.

"Sekarang memang ada efisiensi anggaran, tetapi (pelatnas) kami jalan terus. Klub-klub yang mewadahi atlet untuk berlatih juga jalan terus," kata Ketua Harian Pengurus Besar Akuatik Indonesia Harlin Erlianto Rahardjo saat ditemui di Jakarta, Senin (11/5).

Ia menyampaikan hal itu menanggapi pertanyaan seputar nasib program pelatnas Akuatik Indonesia setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran olahraga dari pemerintah.

Harlin menjelaskan bahwa dampak efisiensi memang dirasakan pihak federasi, terutama terkait rencana pemusatan latihan maupun uji tanding di luar negeri yang untuk sementara harus dikesampingkan.

Namun demikian, para atlet renang tetap menjalani program latihan secara intensif di dalam negeri untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan pada masa mendatang, terutama Asian Games 2026.

Menurut dia, kontinuitas latihan menjadi hal terpenting agar performa atlet tetap terjaga meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

Ajang multicabang olahraga terbesar di Asia itu, kata dia, sangat penting bagi Akuatik Indonesia karena menjadi kesempatan bagi para atlet muda untuk membuktikan kemampuan bersaing di level internasional.

"Tujuan akhir kan Olimpiade sehingga perenang-perenang muda kita harus mendapatkan kesempatan bersaing level Asia dulu," katanya.

Harlin menyebutkan beberapa nama atlet muda yang diharapkan dapat bersinar di Asian Games mendatang seperti Jason Donovan Yusuf, Adelia Chantika Aulia, Kevin Erlangga Prayitno, dan Arya Andrean Putra Haryono.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore