
Presiden Prabowo mengikuti sesi foto bersama seluruh delegasi KTT D-8 di Ibu Kota baru Mesir atau New Adminstrative Capital, Kairo, Mesir, Kamis (19/12/2024). (Rusman ? Biro Pers Sekretariat Presiden)
JawaPos.com – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang akan memaafkan koruptor menyita perhatian publik. Pasalnya, Prabowo akan memberikan pengampunan bagi koruptor yang mengembalikan uang negara dari hasil korupsi.
Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Agus Sunaryanto menyatakan, daripada berwacana memberi maaf terhadap koruptor, Prabowo sebaiknya fokus mendorong pembahasan dan pengesahan RUU Perampasan Aset.
"Ketimbang berwacana untuk memaafkan koruptor, bagi ICW, Presiden Prabowo sebaiknya fokus untuk mendorong percepatan pembahasan RUU Perampasan Aset. Sebagaimana telah tertuang dalam dokumen Astacita, terkait komitmen untuk memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi," kata Agus, Jumat (20/12).
Ia menegaskan, langkah konkret yang bisa dilakukan Prabowo adalah segera mengirimkan Surat Presiden (Surpres) untuk menjadikan RUU Perampasan Aset sebagai prioritas utama agar segera dibahas di DPR.
Sebab, RUU Perampasan Aset sangat penting untuk memulihkan keuangan negara yang dikorupsi. "Selain itu, ketika RUU ini disahkan, juga dapat memulihkan aset negara untuk kemudian dimanfaatkan dalam mendukung percepatan sejumlah program prioritas pemerintah," tegas Agus.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengklaim akan tegas menegakkan hukum terhadap pelaku korupsi. Prabowo menyatakan memberikan kesempatan kepada para koruptor untuk bertaubat.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam acara pertemuan dengan para mahasiswa Indonesia di Al-Azhar Kairo, Mesir, Rabu (18/12).
"Saya dalam minggu-minggu ini, bulan-bulan ini, saya dalam rangka memberi apa istilahnya tuh memberi voor apa itu, memberi kesempatan, memberi kesempatan untuk taubat," kata Prabowo.
Prabowo mengingatkan kepada para koruptor untuk segera mengembalikan uang rakyat yang dicuri. Ia menyabut, apabila dikembalikan, ada kemungkinan pemerintah akan memaafkan.
"Hai para koruptor atau yang merasa pernah mencuri dari rakyat, kalau kau kembalikan yang kau curi, ya mungkin kita maafkan, tapi kembalikan dong," ujar Prabowo.
Kepala Negara memastikan akan memberikan kesempatan kepada koruptor untuk mengembalikan uang korupsi. Bahkan, koruptor bisa mengembalikan uang korupsi secara diam-diam.
"Nanti kita beri kesempatan cara mengembalikannya, bisa diam-diam supaya nggak ketahuan, mengembalikan lho ya, tapi kembalikan," tegas Prabowo.
Prabowo melanjutkan, meski dirinya baru menjabat dua bulan, namun sejauh ini puluhan koruptor yang merugikan uang negara hingga triliunan rupiah berhasil ditangkap. Ia pun berkeyakinan jika jalan yang ditempuhnya sudah berada di jalur yang tepat.
“Saya merasa bahwa kalau sudah dipilih oleh rakyat, sudah disumpah demi Yang Maha Kuasa, tidak perlu ragu-ragu kita setia kepada rakyat dan Yang Maha Kuasa,” pungkas Prabowo.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
