Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Juli 2024 | 01.13 WIB

Beri Pompa untuk Petani Bantaeng, Jokowi Targetkan Bisa Panen Setahun 3 Kali

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan program pompanisasi untuk para petani di Desa Layoa, Kabupaten Bantaeng. (Istimewa)

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan program pompanisasi untuk para petani di Desa Layoa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan pada Jumat (5/7). Bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan produksi pangan.
 
Jokowi mengatakan, bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) itu dapat meningkatkan produktivitas petani sekaligus hasil pangan. Di tengah ancaman kekeringan panjang, ditargetkan petani bisa panen hingga tiga kali dalam setahun.
 
"Saya menuju ke Kabupaten Bantaeng untuk melihat pemasangan pompanisasi, pompa-pompa yang diberikan dari Kementerian Pertanian keperluannya 150 (unit). Pak Bupati menyampaikan sudah diberikan 80 pompa, dan ini akan meningkatkan produktivitas petani. Tadi sampaikan di sini hanya panen sekali, sehingga dengan pompa ini sudah nanem yang kedua. Nah kita harapkan bisa yang ketiga," kata Jokowi.
 
 
"Artinya dari satu paling tidak minimal kedua kalau bisa ketiga ini akan meningkatkan produktivitas secara nasional. Arahnya kesana dan juga untuk mengantisipasi kekeringan panjang yang terjadi di semua negara," tambahnya.
 
Eks Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, proses menuju swasembada pangan butuh waktu panjang, dengan faktor utama yang mempengaruhinya adalah perubahan iklim hingga fenomena El Nino dan La Lina. 
 
"Ini proses panjang swasembada pangan tidak hanya kadang sudah baik, kadang turun lagi karena iklim tidak menentu. Dulu kan sudah swasembada pangan kemudian turun lagi karena ada El Nino La Lina. Iklim sangat mempengaruhi produktivitas bagi semua negara dan dalam 2 tahun ini negara-negara yang biasanya produksi yang berlebih itu pun sudah alami penurunan yang tajam," ucapnya.
 
 
Sementara, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementan Ali Jamil mengatakan, program pompanisasi untuk Kabupaten Bantaeng mengairi sekitar 500 hektarebsawah. 
 
"Harapan kita memang Sulsel ini adalah sentra keempat nasional, setelah 3 (Pulau) Jawa baru Sulsel ini. Harapan kita semua masyarakat di Sulsel umumnya bisa terbantu. Sudah dibantukan oleh bapak presiden melalui bapak menteri pertanian," pungkasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore