Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Mei 2026 | 18.25 WIB

5 Korban Bus ALS Tabrak Truk Tangki hingga Terbakar di Muratara Berhasil Diidentifikasi, Salah Satunya Petani 

Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) mengalami kebakaran di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. (Instagram: @warungjurnalis) - Image

Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) mengalami kebakaran di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. (Instagram: @warungjurnalis)

JawaPos.com - Total 16 jenazah korban kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang tabrak truk tangki hingga kebakaran di wilayah Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang pada Kamis dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.

Berdasarkan data sementara, lima korban telah mengarah pada identifikasi awal. Mereka terdiri atas sopir truk tangki Seleraya bernama Aryanto (48), warga Lubuklinggau, serta penumpangnya Martono (47), petani asal Desa Belani. Keduanya ditemukan meninggal di dalam kendaraan tangki.

Sementara tiga korban lain berasal dari bus ALS, yakni sopir bus Alif (44) asal Jawa Tengah serta dua kru bus bernama Saf (50) dan Maleh (42), yang keduanya diketahui berasal dari Medan.

Seluruh korban sebelumnya dievakuasi dari Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau untuk menjalani proses identifikasi lanjutan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan.

Kepala Bidang Dokkes Polda Sumsel AKBP Andrianto menjelaskan seluruh jenazah yang tiba di rumah sakit terlebih dahulu ditempatkan di ruang pendingin sebelum menjalani tahapan identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Kami membentuk tim pagi ini yang juga melibatkan personel dari Jakarta. Total ada tujuh dokter forensik didampingi 30 personel yang mulai bekerja pukul 08.00 WIB,” ujar Andrianto di Palembang dikutip dari Antara, Kamis (7/5).

Ia mengatakan proses identifikasi tidak mudah dilakukan lantaran sebagian besar korban mengalami luka bakar cukup parah akibat kecelakaan tersebut.

Menurut Andrianto, tim DVI melakukan pemeriksaan ciri fisik sebagai tahap awal sebelum mencocokkannya dengan data primer milik keluarga korban melalui proses rekonsiliasi.

“Ini bukan bicara soal durasi lama atau cepat, tapi ketepatan. Kami melakukan rekonsiliasi gabungan dari hasil pemeriksaan. Hingga saat ini, diperkirakan sudah ada lima jenazah yang mendekati hasil identifikasi pasti, namun kami masih menunggu keputusan pimpinan untuk diumumkan secara resmi,” katanya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore