
Ilustrasi penangkapan pengguna narkoba./PMJ News via Jawa Pos
JawaPos.com - Modus penyelundupan narkoba di Indonesia kian hari kian mengkhawatirkan karena disisipkan atau dimasukkan ke dalam wadah atau kemasan yang tidak mencurigakan.
Seperti baru-baru ini, pihak Polda Kalimantan Utara menemukan modus penyelundupan narkoba menuju Indonesia yang dimasukkan ke dalam kaleng susu seberat 20 kg.
“Modus ini adalah modus baru, di mana pelaku mengelabui membawa masuk sabu melalui kaleng susu,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mukti Juharsa seperti dikutip dari Antara.
Mukti mengatakan, pengungkapan ini dilakukan pada lalu sekitar pukul 15.00 WIB di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kaltara.
Narkoba jenis sabu yang dimasukkan ke dalam kaleng susu itu dikirim dari Malaysia. Produk susu yang dijadikan modus tersebut juga merupakan produk dari Negeri Jiran.
Usut punya usut, penyelundupan narkoba dengan modus disisipkan pada kemasan bahan makanan juga terjadi di negara lain.
Misalnya baru-baru ini Filipina juga berhasil menggagalkan penyelundupan 2 ton narkoba jenis sabu dengan modus bahan makanan.
Mukti menyebut, wilayah Kalimantan merupakan wilayah yang paling rawan sebagai tempat menyelundupkan narkoba jenis sabu ke Indonesia.
“Ini terbukti sekarang barang bukti yang diungkap di wilayah Kalimantan dan Sulawesi dibandingkan dengan wilayah Barat (Sumatera-red), Aceh dan sekitarnya. Karena, informasi yang kami dapat bahwa barang sabu ini kebanyakan dari Filipina melalui Tawau, Malaysia,” kata Mukti.
Modus penyeludupan narkoba dilakukan para pelaku dengan berbagai cara, salah satunya dengan bahan makanan, seperti dengan bungkus teh China, dalam keramik, dalam keripik pisang, bahkan dalam kopi.
Sebagai informasi, mulai Januari hingga Mei tahun ini, Direktorat Interdiksi Narkotika pada Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan bersama Polri telah mengungkap 223 kasus penyeludupan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Indonesia.
“Catatan kami sampai hari ini, kerja sama Ditjen Bea Cukai dengan Polri itu sudah ada 223 kasus diungkap,” ungkap Kasubdit Analisis dan Target Direktorat Interdiksi Narkotika pada Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan, Hengki Aritonang.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
