
Ilustrasi bakso. (Freepik)
JawaPos.com - Aksi premanisme di kawasan Tanah Abang kembali bikin resah. Sebuah video viral menunjukkan aksi pemalakan brutal terhadap pedagang bakso dan kopi di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Fachrudin, Kampung Bali. Tak butuh waktu lama, polisi langsung turun tangan meringkus para pelaku.
Peristiwa ini bermula di warung kopi Berkah pada Kamis (9/4) malam. Para pelaku tidak hanya meminta uang secara paksa, tetapi juga melakukan perusakan barang dagangan untuk menakut-nakuti korban.
Polisi bergegas mengamankan tiga pria berinisial TDT, 26, DA, 36, dan OP, 36. Ketiganya merupakan warga setempat yang kerap mangkal di lokasi tersebut. Modus yang mereka gunakan adalah meminta "uang jatah" dengan intimidasi fisik.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Reynold E.P. Hutagalung menuturkan, para pelaku mematok tarif tertentu kepada pedagang kecil yang sedang mencari nafkah.
"Pelaku meminta uang jatah keamanan sebesar Rp300 ribu kepada korban sambil mengancam akan menusuk apabila tidak diberikan. Ini jelas tindakan premanisme yang meresahkan masyarakat," ujar Reynold, Jumat (10/4).
Reynold menegaskan komitmennya untuk membersihkan wilayah Jakarta Pusat, khususnya Tanah Abang, dari aksi preman jalanan yang merugikan pedagang dan warga.
"Kami pastikan setiap bentuk premanisme akan ditindak tegas. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan tindakan serupa," tegas Kapolres.
Viral Pecahkan Mangkok Bakso
Aksi premanisme pelaku terekam jelas dalam video yang beredar luas di media sosial. Salah satu pelaku terlihat mengamuk dan memecahkan mangkok milik pedagang bakso karena permintaannya tidak dituruti.
Kapolsek Metro Tanah Abang Dhimas Prasetyo memastikan, personelnya langsung melakukan pengecekan ke lokasi setelah laporan warga masuk.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
