Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Ahmad Zayadi di Jakarta (19/4).
JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) meminta para penyuluh agama bekerja lebih. Tidak semata-mata melakukan penyuluhan soal agama saja. Tetapi juga ikut mengawal serta melaksanakan empat program prioritas pemerintah.
Tugas tambahan untuk para penyuluh agama itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama 2/2024 tentang Pelaksanaan Tugas Penyuluh Agama dan Penghulu dalam Melaksanakan Program Prioritas Pemerintah. Empat program prioritas pemerintah adalah penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, serta pelestarian lingkungan.
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Ahmad Zayadi mengatakan, surat edaran itu menekankan pentingnya peran penyuluh agama dalam melaksanakan program prioritas pemerintah. Kebijakan ini merupakan upaya Kemenag mengambil langkah proaktif dengan memaksimalkan peran penyuluh agama.
’’Penyuluh agama, termasuk juga penghulu, memiliki peran penting dalam mencapai tujuan-tujuan strategis ini,’’ katanya di Jakarta pada Jumat (19/4). Zayadi mengatakan, para penyuluh itu memiliki akses langsung ke masyarakat dan dapat memberikan pemahaman melalui pesan-pesan agama untuk melaksanakan program prioritas tersebut.
Secara tegas, ia memberikan dukungan maksimal khususnya kepada penyuluh agama di seluruh Indonesia yang saat ini jumlahnya mencapai 50 ribu orang. Dia menejlaskan para penyuluh agama selama ini tidak hanya melakukan tugas bimbingan dan penyuluhan bidang keagamaan semata. Tetapi juga bertugas di bidang sosial dan ekonomi kemasyarakatan.
Kemenag menyadari para penyuluh agama dapat memberikan dampak positif dalam mengatasi masalah aktual masyarakat. Terutama perihal stunting, kemiskinan, dan kelestarian lingkungan. Mereka dapat mengoptimalkan beberapa metode ceramah, dialog, pendampingan, hingga pemberdayaan.
’’Kami akan terus memberikan penguatan kapasitas kepada penyuluh agama untuk memastikan mereka siap secara kompeten dalam melaksanakan program-program prioritas pemerintah,’’ jelasnya. Langkah-langkah konkret itu, lanjut Zayadi, akan segera diimplementasikan. Tujuannya untuk memastikan bahwa penyuluh agama dapat berperan secara efektif dalam melaksanakan program prioritas pemerintah.
Menurut Zayadi, para penyuluh agama dapat bekerja sama dan berkolaborasi erat dengan lembaga filantropi, pakar kesehatan, praktisi ekonomi, elemen masyarakat lainnya. Dia mengatakan, melalui dukungan penuh dari Menteri Agama sebagai Pembina Jabatan Fungsional Penyuluh Agama, diharapkan upaya kolaborasi tersebut dapat mempercepat kemajuan dalam peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat serta pelestarian lingkungan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
