Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 April 2024 | 16.15 WIB

44 Rumah Diperbaiki Akibat Kebakaran Gudang Armed, Anak-anak Dapat Trauma Healing

Garis pembatas terpasang di area ledakan gudang amunisi di Desa Parung Pinang, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Senin (1/4/2024). 

 
JawaPos.com - TNI AD bergerak cepat untuk mengganti rugi kerusakan yang dialami warga akibat kebakaran di Gudang Amunisi Artileri Medan (Armed) di Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sejauh ini sudah 44 rumah warga direnovasi.
 
"Kita masih menerima laporan dari warga yang rumahnya terdampak ledakan. Baik yang di Kabupaten Bogor ada 44 rumah dan itu sudah diperbaiki semuanya oleh Kodim," kata Kadispenad Brigjen TNI Kristomei Sianturi kepada wartawan, Kamis (4/4).
 
Kerusakan rumah warga kebanyakan menimpa atap. Seperti genteng pecah, bocor dan sebagainya.
 
 
Selain perbaikan infrastrktur, TNI AD juga memberikan trauma healing kepada anak-anak. Sebab, saat peristiwa terjadi, bertepatan dengan waktu berbuka puasa. 
 
Suara dentuman yang keras menbuat anak-anak terkejut, dan menimbulkan trauma. Oleh karena itu, trauma healing diberikan akan kondisi anak-anak ini membaik.
 
"Dari tim psikologi TNI memberikan trauma healing kepada masyarakat yang ada di sekitar, yang terkena dampak," jelas Kristomei. 
 
Sebelumnya, Gudang Amunisi Artileri Medan (Armed) di Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami kebakaran. Api dikabarkan mulai muncul pada pukul 18.35 WIB.
 
Danton Pleton B Damkar Kota Bekasi, Haryanto membenarkan adanya peristiwa ini. Namun, kondisi api begitu liar, dan ledakan terus terjadi, sehingga butuh waktu lama bagi petugas untuk masuk ke lokasi.
 
Sementara, Pangdam Jaya Jayakarta Mayjen TNI Mohamad Hasan menduga jika penyebab kebakaran di Gudang Amunisi Artileri Medan (Armed) berasal dari amunisi yang sudah kadaluarsa. Kandungan bahan kimia di dalam amunisi ini diduga menjadi pemicu hingga terjadi ledakan.
 
"Pemicu dari ledakan karena amunisi yang sudah kadaluarsa dan akan dikembalikan. Sebenarnya kami sudah mengusulkan untuk penghapusan dari awal tahun kemarin, tapi karena butuh proses. Ini kemungkinan karena bahan peledak adalah bahan kimia yang sangat labil," kata Hasan.
 
Di gudang ini juga terdapat sistem kelistrikan yang bisa terbakar. Namun, melihat kondisi terkini, sumber awal kebakaran berasa dari ledakan amunisi.
 
 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore