
Ilustrasi beasiswa LPDP. (Istimewa)
JawaPos.com - Aturan baru bagi penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mulai berlaku. Sebelum menempuh pendidikan S2 dan S3, mereka digembleng selama 1 minggu oleh TNI. Saat ini, program yang disebut sebagai persiapan keberangkatan atau PK itu sedang berlangsung di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim).
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa, instansinya memang memfasilitasi LPDP melaksanakan program PK. Saat ini, program tersebut berlangsung mulai Senin (4/5) sampai Sabtu (9/5) mendatang. Selama sepekan, mereka digembleng sebelum melaksanakan studi.
”Program tersebut diikuti oleh calon penerima beasiswa dan penerima beasiswa LPDP jenjang magister (S2) dan doktor (S3), baik untuk studi dalam maupun luar negeri, sebagai bagian dari pembekalan sebelum memasuki masa studi,” ungkap dia saat diwawancarai hari ini.
Adapun materi yang diberikan kepada para penerima beasiswa LPDP itu fokus pada penguatan kesiapan mental, kedisiplinan, kepemimpinan, cinta tanah air, serta pembentukan karakter. Pemateri dalam pelaksanaan program itu berasal dari berbagai instansi pemerintahan, termasuk personel Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma yang diminta untuk mengisi materi sesuai dengan permintaan.
Anggota Komisi XI DPR Hasanuddin Wahid tidak menyoal keterlibatan TNI dalam pelaksanaan program tersebut. Menurut dia cinta tanah air, patriotisme, dan bela negara merupakan hal penting. Dia menyebut, poin-poin itu yang harus terus dibawa oleh para penerima beasiswa LPDP selama menjalani pendidikan di dalam maupun luar negeri.
”Saya sepakat bahwa cinta tanah air, patriotisme, bagaimana nanti kalau dia jadi mahasiswa. Jadi, pelajar di luar negeri, tetap membawa nilai-nilai patriotisme, cinta NKRI, dan sebagainya dalam kehidupan mereka sehari-hari di luar negeri,” imbuhnya.
Menurut Hasanuddin, sepanjang keterlibatan TNI tersebut tidak melanggar aturan dan fungsi, tidak ada masalah berkaitan dengan hal itu. Baginya, yang paling penting adalah setiap aturan dan ketentuan tidak dilanggar. Bila pelaksanaan program PK jelang pelaksanaan studi penerima oleh LPDP sesuai aturan, pihaknya tidak mempersoalkan.
”Kalau melibatkan TNI sepanjang itu tidak melanggar aturan, fungsi, dan gunanya itu efektif untuk menaikkan patriotisme seluruh mahasiswa dan pelajar kita, menurut saya itu aman-aman saja,” ujarnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
