
Indonesia menandatangi kesepakatan kerja sama untuk mendatangkan drone tempur modern Bayraktar Kizilelma. Drone tersebut merupakan salah satu alutsista buatan Turkiye. (Baykar)
JawaPos.com - Indonesia terus memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk TNI. Terbaru, perusahaan industri pertahanan (inhan) dalam negeri Republikorp Group menandatangani kerja sama dengan perusahaan asal Turkiye, Baykar. Kedua pihak sepakat untuk mengenbangkan drone tempur Bayraktar Kizilelma.
Kesepakatan kerja sama tersebut ditandatangani oleh Republikorp Group dengan Baykar di sela-sela SAHA 2026 International Defense, Aerospace and Space Industry Fair di Istanbul, Turkiye, pada Rabu (6/5) waktu setempat. Bayraktar Kizilelma merupakan salah satu drone tempur atau Unmanned Combat Aircraft (UCAV) pertama di dunia.
Dalam keterangan resmi pada Kamis (7/5) Chairman Republikorp Group Norman Joesoef menyampaikan bahwa penandatanganan kerja sama tersebut sekaligus menegaskan komitmen kemitraan strategis antara Indonesia dengan Turkiye. Kerja sama itu merupakan bagian dari tindak lanjut Joint Venture Agreement (JVA) yang dimulai pada 2025.
Persisnya JVA dalam produksi lokal Bayraktar TB3 dan AKINCI di Indonesia. Dengan penandatanganan kerja sama di ajang SAHA 2026 Istanbul, kemitraan strategis di antara kedua perusahaan yang mewakili Indonesia dan Turkiye utu diperluas lagi sampai pembangunan ekosistem industri dirgantara berkelanjutan serta pengembangan drone tempur generasi baru.
”Bersama Baykar, kami membangun ekosistem aerospace dan unmanned systems yang berkelanjutan. Mulai dari produksi, maintenance, pengembangan SDM, hingga riset teknologi masa depan,” kata Norman.
Bukan hanya pengembangan, dari kerja sama itu, TNI juga akan mendapatkan drone tempur baru pada 2028 mendatang. Sebab, Baykar dengan Republikorp Group juga berkomitmen untuk terus memperkuat kemampuan drone tempur Indonesia.
Norman pun menekankan kembali, kerja sama antara Indonesia dengan Turkiye dalam pengembangan drone tempur turut mencakup transfer teknologi, pengembangan SDM, fasilitas MRO, pusat produksi dan integrasi lokal, sertifikasi tenaga ahli, hingga riset teknologi strategis masa depan.
Kerja sama tersebut juga menandai transformasi berkelanjutan hubungan Indonesia dengan Turkiye. Kemitraan strategis inhan kedua negara didorong untuk berorientasi pada transfer teknologi, pembangunan kapasitas nasional, dan inovasi inhan masa depan.
”Pengembangan Bayraktar Kizilelma (dengan Indonesia) menjadi tonggak baru dalam hubungan strategis Indonesia dan Turkiye,” tutup CEO Baykar Haluk Bayraktar.
Tagging: TNI, Turkiye, Indonesia, Drone Tempur, Bayraktar Kizilelma
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022