Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Januari 2024 | 22.41 WIB

Mentan Sebut Pertanian Modern Turunkan Biaya Tanam 60 persen Dibandingkan Pertanian Tradisional, Benarkah?

Menteri Pertanian menyampaikan bahwa pertanian modern, terutama tanam padi, mampu mengurangi biaya tanam hingga 60 persen dibandingkan dengan metode tradisional (idealagrotextiles.com)

JawaPos.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti kemajuan pertanian modern, khususnya dalam tanam padi, yang telah terbukti dapat mengurangi biaya tanam hingga 60 persen jika dibandingkan dengan metode pertanian tradisional.

Dilaporkan oleh JawaPos.com dari Antara Rabu (24/1), pernyataan ini disampaikan usai kunjungannya untuk meninjau aktivitas tanam padi modern di Kelompok Tani Barokah Blawong, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada hari Rabu.

Dalam upayanya untuk mendorong transformasi pertanian di Indonesia, Mentan Amran menyebutkan bahwa pemerintah memiliki rencana besar untuk mengubah pola pertanian tradisional menjadi pertanian modern.

Hal ini bertujuan agar petani Indonesia dapat bersaing secara lebih efektif dengan negara-negara lain yang telah mengadopsi teknologi pertanian modern.

Mentan Amran menjelaskan bahwa penggunaan mesin tanam rice transplanter, mesin panen, dan peralatan modern lainnya dapat membantu mencapai efisiensi yang signifikan.

Dengan menggunakan alat-alat tersebut, biaya tanam dapat dikurangi hingga 60 persen, dan pertumbuhan padi menjadi lebih merata.

Selain itu, kegiatan tanam di satu hektare lahan bisa diselesaikan dalam sehari, berbeda dengan pertanian tradisional yang memerlukan waktu hingga 20 hari dengan tenaga manual.

Mentan Amran menekankan bahwa pertanian modern tidak hanya efisien secara biaya, tetapi juga memiliki keuntungan lainnya, yaitu menarik minat generasi muda.

Dengan memberikan dukungan teknologi pertanian modern, pemerintah berharap dapat menarik perhatian generasi milenial untuk terlibat dalam sektor pertanian.

Menurutnya, generasi milenial tidak akan tertarik pada pertanian jika tidak dianggap menguntungkan bagi dirinya.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore