Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Januari 2024 | 20.01 WIB

Pemerintah Kucurkan Anggaran Rp 14 Triliun, Mentan Perkuat Sektor Pertanian melalui Pupuk Subsidi

Keterangan Pers Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tentang akselerasi tanam padi di Indonesia./Sumber foto: tangkapan layar Youtube @Sekretariat Presiden - Image

Keterangan Pers Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tentang akselerasi tanam padi di Indonesia./Sumber foto: tangkapan layar Youtube @Sekretariat Presiden

JawaPos.com – Sektor pertanian Indonesia memiliki peran tersendiri dalam perekonomian negara, dan turut andil dalam berkontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB).

Meski begitu, tak jarang bahwa sektor ini sering menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya yakni penurunan ketersediaan pupuk untuk mendukung pengembangan sektor pertanian.

Tentunya hal ini dapat berpengaruh terhadap penurunan produktivitas pertanian.

Selain itu, ketidakstabilan pasokan pupuk dapat menyebabkan fluktuasi harga yang signifikan, serta membebani para petani dengan biaya produksi yang tinggi.

Dilansir dari ANTARA, Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian memastikan adanya alokasi anggaran tambahan sebesar Rp 14 triliun untuk pupuk subsidi bagi petani di seluruh Indonesia.

“Presiden Jokowi sudah menyetujui penambahan anggaran Rp14 triliun dan beliau meminta saya untuk memastikan pupuk itu sampai ke tangan petani,” tegasnya saat ditemui pada kunjungan kerja di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin (15/1).

Imran Jausi selaku Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun) Sulawesi Selatan mengapresiasi langkah Pemerintah Pusat terhadap rencana penambahan anggaran untuk pupuk subsidi.

"Kalau mau swasembada pangan tentu harus didukung dengan pupuk subsidi yang memang sangat dibutuhkan petani kita," pungkasnya.

Pada kunjungan kerja di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Andi Amran mengunjungi tiga daerah yakni Kabupaten Wajo, Bone dan Jeneponto.

Pasalnya kuota pupuk subsidi di Provinsi tersebut menurun secara signifikan di tahun 2024 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pada tahun 2023, Kementerian Pertanian mengalokasikan pupuk subsidi sebanyak 420 ribu ton pupuk Urea dan 243 ribu ton pupuk Phonska NPK serta NPK khusus kakao 22.884 ton untuk Provinsi Sulawesi Selatan.

Sedangkan di tahun ini mengalami penurunan.  Pupuk Urea hanya kebagian 238 ribu ton lebih, Phonska 173 ribu ton dan NPK khusus kakao 6.000 ton lebih.

Menteri pertanian tersebut juga berkomitmen untuk menjaga stabilitas ketersediaan benih, bibit dan pupuk untuk mendukung pengembangan pertanian di seluruh Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore