Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Desember 2021 | 17.34 WIB

UNESCO Apresiasi dan Dorong Upaya Pelestarian Noken Papua

Yurita Puji di London Fashion Week. - Image

Yurita Puji di London Fashion Week.

JawaPos.com - United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) mengapresiasi Indonesia, khususnya Papua atas laporan periodik kedua tentang Noken, yang telah tercatat dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO sejak 2012.

Noken sendiri merupakan kerajinan tangan berupa tas yang biasanya digunakan untuk membawa hasil pertanian dan dagangan ke pasar. Indonesia dinilai telah melestarikan Noken dengan mengembangkan database tentang Noken.

Mulai dari membudidayakan Arboretum (ruang terbuka hijau untuk penelitian dan pendidikan), mengembangkan keterampilan pengrajin dan pemangku kepentingan lainnya, mempromosikan Noken di tingkat nasional dan internasional serta meningkatkan nilai ekonominya.

“Apresiasi kami berikan atas berbagai upaya Indonesia untuk mengamankan lestarinya Noken,” ujar Duta Besar/Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Ismunandar dalam sidang Komite Antar Pemerintah untuk Pelindungan Warisan Budaya Tak Benda ke-16 secara daring, Selasa (14/12).

UNESCO juga mendorong Indonesia untuk melanjutkan upaya pemutakhiran bahan pelajaran Noken agar mudah diakses oleh siswa, membina kemampuan kewirausahaan terkait Noken dan memastikan ketersediaan bahan baku yang berkelanjutan.

“Selain itu didorong pula untuk dilakukan penelitian tentang nilai-nilai Noken dan menyebarluaskan temuan-temuannya demi untuk meningkatkan pengetahuan tentang simbolisme dan penggunaan Noken secara adat serta tentang bahan-bahan alami yang digunakan,” imbuh Ismunandar.

Ia memandang perlu dilakukan inventarisasi elektronik bahan baku Noken untuk merumuskan dan menerapkan kebijakan terkait pelindungan terhadap bahan baku tersebut. Lebih lanjut, sebagai bentuk pengakuan terhadap kontribusi pengabdian praktisi Noken, UNESCO mendorong adanya pemberian Penghargaan Budaya.

Menyikapi apresiasi dan berbagai masukan dari UNESCO, Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Hilmar Farid menyampaikan rasa terima kasihnya.

Secara khusus, Hilmar menyebut bahwa dalam PON XX Oktober 2021 lalu, upaya promosi dan popularisasi Noken telah meningkatkan apresiasi luas dari seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini juga secara simultan telah meningkatkan kebanggaan masyarakat Papua.

“Dampak ekonomi juga dirasakan langsung oleh para pengrajin Noken, dengan meningkatnya apresiasi dan permintaan terhadap Noken Papua. Upaya pelestarian Noken akan terus dilakukan bersama dengan pemangku kepentingan terkait secara kreatif dan inovatif sesuai dengan semangat Konvensi 2003,” pungkas Hilmar.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore