Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Oktober 2023 | 22.09 WIB

Eks Jaksa Agung- Amnesty Internasional Geruduk Kedubes AS, Desak Amerika Cegah Israel Serang Warga Palestina

Usman Hamid bersama dengan beberapa tokoh saat melakukan unjuk rasa di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (27/10).

JawaPos.com - Amnesty Internasional Indonesia bersama dengan beberapa tokoh melakukan unjuk rasa di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (27/10). Dalam kesempatan ini, massa aksi meminta pemerintah internasional untuk berupaya menghentikan serangan dari Israel ke Gaza, Palestina.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, tampak Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid hingga Pelapor Khusus Situasi HAM Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Marzuki Darusman turut berada di lokasi bersama puluhan massa lainnya, yang mendesak agar blokade di jalur Gaza juga dibuka. 
 
"Amnesty Internasional mendesak pemerintah internasional, pemerintah Amerika Serikat untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan semua bentuk serangan di Gaza," kata Usman dalam orasinya, Jumat (27/10).
 
Selain itu juga, ia meminta agar negara-negara internasional, termasuk Amerika Serikat untuk mencegah Israel dalam melakukan serangan kepada warga Palestina di jalur Gaza.  
 
Lebih jauh lagi, Amnesty Internasional juga meminta agar akses bantuan ke jalur Gaza segera dibuka dan gencatan senjata dilakukan di antara kedua belah pihak. 
 
"Buka akses bantuan keselamatan dan jiwa bagi orang di Gaza yang kini mengalami bencana kemanusiaan," tegas Usman. 
 
Setelah itu, Usman tampak beberapa kali meneriakkan frasa "Buka Blokade" yang disambut seruan "sekarang juga dari para massa aksi yang mengenakan pita kuning di bagian lengan.
 
Sementara itu, Marzuki Darusman juga dalam kesempatan ini mengajak agar pemerintah Amerika Serikat mendorong kedamaian di Gaza, Palestina yang terus-menerus digempur oleh Israel.
 
"Pada hari ini kita mengajak Amerika Serikat yang terbaik untuk mendorong kedamaian di Gaza. Dan pada hari ini kita menyatakan semua kekerasan tidak terjadi dalam kevakuman," ucapnya saat memberikan orasi.
 
Mantan Jaksa Agung ini juga menyerukan agar seluruh negara di dunia meminta agar Israel melakukan gencatan senjata dan membiarkan bantuan kemanusiaan masuk ke Palestina. 
 
"Bangsa Indonesia menghormati bangsa Palestina yang mengakui kemerdekaan Indonesia pertama kali," ucapnya.
 
"Bebaskan Palestina. Bebaskan gaza dari tepi sungai terbuka ke laut terbuka. Palestina akan merdeka!" tegas Marzuki. 
 
Untuk diketahui, menurut catatan Amnesty Internasional, sudah tiga pekan Jalur Gaza terus membara sejak pecahnya kembali konflik di Israel dan Wilayah Pendudukan Palestina. 
 
Belum ada tanda-tanda berakhir. Serangan tak terduga Hamas ke Israel, menewaskan sedikitnya 1.400 jiwa, dibalas Israel dengan serangan serampangan ke Jalur Gaza yang menewaskan 5.000 jiwa lebih.
 
 
Saat ini, Israel tengah melakukan hukuman kolektif ke warga sipil Gaza dengan menutup akses makanan, air bersih, dan bahan bakar. Jalur Gaza luluh lantak akibat serangan itu. Banyak keluarga dan bangunan runtuh. Rumah-rumah sakit di Gaza nyaris kolaps, diperparah dengan ekonomi hancur akibat 16 tahun blokade illegal Israel, sebagai sistem penindasan 
 
Apartheid atas warga Palestina ini menurut Amnesty Internasional tidak bisa dibiarkan. Selain Israel, negara-negara sekutu seperti Amerika Serikat harus didesak untuk meminta Israel menghentikan serangan besar-besaran ke Gaza sekaligus mengakhiri penindasan sistem Apartheid.   
 
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore