Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 September 2023 | 22.57 WIB

Sayed Muhammad Menduga Imam Masykur Salah Satu Kaki Tangan Mafia Narkoba, Diberi Wilayah Jualan Tramadol

Sayed Muhammad Muliady di kanal YouTube Uya Kuya TV.

JawaPos.com - Kematian Imam Masykur banyak disebut beberapa pihak diduga berkaitan dengan peredaran obat ilegal, dalam hal ini tramadol

Dalam kanal YouTube Uya Kuya TV, advokat asal Aceh Sayed Muhammad Muliady, juga menyebut hal yang sama.

Hal itu karena salah satu bisnis narkoba yang ada di Aceh ini menggunakan jaringan untuk mengedarkan obat-obat tramadol tersebut.

"Karena ini agen ini kan ga bisa dia jual sendiri, Mas. Dia menggunakan jaringan," beber Sayed.

"Oh, MLM, ponzi," potong Uya.

Sayed menyebut jaringan tramadol ini terbesar di wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bogor.

"Jaringan ini terbesar kan jaringan Jakarta,  Tangerang, Bogor, Jawa Barat, dan ini ditangkap-tangkapin," ujarnya.

"Di sinilah yang kemudian menyangkut dengan beberapa orang dari etnis Aceh," sambungnya lagi.

Ia kemudian menjelaskan bahwa banyak pemuda Aceh yang bekerja menjual obat tramadol ini. 

Sebagai kaki tangan mafia tramadol, mereka akan diberi wilayah masing-masing untuk berjualan obat ilegal ini.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore