Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Agustus 2023 | 19.48 WIB

Prabowo Gunakan Nama Koalisi Indonesia Maju, Jokowi: Ya Terserah Nggak Ada Patennya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beralasan tidak ditunjuknya tokoh partai politik untuk mengisi jabatan Menkominfo, semata hanya untuk percepatan kinerja Kabinet Indonesia Maju. - Image

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beralasan tidak ditunjuknya tokoh partai politik untuk mengisi jabatan Menkominfo, semata hanya untuk percepatan kinerja Kabinet Indonesia Maju.

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi nama koalisi partai politik (parpol) yang mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (capres), dengan nama Koalisi Indonesia Maju. Pasalnya, nama koalisi tersebut sama seperti pemerintahan kabinet periode kedua Jokowi, yakni Kabinet Indonesia Maju.
 
"Ya terserah yang memiliki koalisi. Terserah partailah," kata Jokowi di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (31/8).
 
Kepala negara mengungkapkan, Prabowo bersama partai pendukungnya yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, PKB dan PBB tidak perlu meminta izin terkait penggunaan nama koalisi tersebut. Ia menyebut, itu merupakan hak dan tidak dipatenkan.
 
 
"Kenapa harus izin? Semua boleh. Orang kamu mau gunakan tvmu, tv Indonesia Maju juga boleh, nggak ada patennya kok," tegas Jokowi.
 
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan nama baru partai politik koalisi. Bakal capres yang diusung oleh empat parpol yakni Partai Gerindra, PKB, PAN, dan Partai Golkar itu menyebut, nama koalisi baru itu adalah Koalisi Indonesia Maju.
 
Pernyataan itu disampaikan Prabowo bersama para pimpinan koalisi, yakni Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra di sela-sela acara puncak HUT ke-25 PAN.
 
Sebelum Partai Golkar dan PAN resmi mendeklarasikan dukungan, Prabowo bersama PKB menamakan kerja sama politiknya dengan sebutan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
 
"Tadi kami berembuk, kami sepakat koalisi dinamakan Koalisi Indonesia Maju," ujar Prabowo langsung disambut riuh dan standing ovation para kader PAN dan undangan yang hadir di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (28/8) malam.
 
Prabowo secara tegas mengatakan bahwa dirinya banyak belajar soal politik dari Jokowi. Semenjak masuk ke kabinet pemerintahan Jokowi pada 2019 lalu, Prabowo mengaku Jokowi adalah sosok patriot yang memperjuangkan kemajuan bangsa.
 
"Saya yakin seyakin-yakinnya kita hanya bisa bangkit sebagai negara hebat dengan kerja sama,” ucap Prabowo menggaungkan pesan Jokowi pada acara itu.
 
“Bukan dengan perpecahan, bukan dengan membesar-besarkan perbedaan, tidak," sambungnya.
 
Prabowo juga mengamini pernyataan Presiden Jokowi tentang Indonesia yang bisa bangkit selama mengedepankan kerja sama. Ia tak menginginkan, membangun Indonesia dengan perpecahan.
 
"Tadi yang disampaikan Pak Presiden itu benar. Saya yakin seyakin-yakinnya kita hanya bisa bangkit sebagai negara hebat hanya dengan kerja sama. Bukan dengan perpecahan bukan dengan membesar-besarkan perbedaan, tidak," tegas Prabowo. 
 
Menurut Prabowo, hal tersebut juga menjadi salah satu alasannya bersedia bergabung menjadi tim Jokowi. Ia menilai Presiden ketujuh RI itu sebagai sosok yang berorientasi pada kemakmuran rakyat. 
 
"Untuk itulah saya sepenuh hati ingin teruskan perjuangan beliau," pungkas Prabowo. 
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore