Dirjen Bina Pemerintahan Desa (Dirjen Bina Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Eko Prasetyanto Purnomo Putro dalam paparan berjudul Selayang Pandang Jawa Tengah.
JawaPos.com - Desa-desa yang tersebar di provinsi Jawa Tengah (Jateng) memiliki sejumlah persoalan. Persoalan yang dihadapi adalah kondisi sarana dan prasarana yang belum memadai, angka kemiskinan di desa yang masih tinggi, pelayanan pada masyarakat belum optimal, dan kapasitas aparatur pemerintahan desa beragam.
Hal tersebut disampaikan Dirjen Bina Pemerintahan Desa (Dirjen Bina Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Eko Prasetyanto Purnomo Putro dalam paparan berjudul Selayang Pandang Jawa Tengah yang disampaikan saat pembukaan Training of Trainer (ToT) Pelatihan Aparatur Desa, di Semarang, Jateng, Jumat (7/7).
Menurut Eko, sebagai upaya untuk memperkuat pemerintahan desa, kepala desa dan aparatur desa di Jateng akan diikutsertakan dalam Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD).
Lokasi sasaran Program P3PD di Jateng ada di 26 kabupaten. Kepala Desa dan Aparatur Desa akan mendapatkan patihan dasar, penguatan BPD, penguatan kelembagaan posyandu, penguatan kerja sama desa, penguatan PKK, penguatan LKD/LAD, penerapan aplikasi keuangan desa bagi pemerintah desa, dan PAD PPBDes.
Program ini bertujuan untuk melatih aparatur pemerintahan desa supaya bisa membuat belanja desa berkualitas. Sebab, melalui belanja desa yang berkualitas, kesejahteraan masyarakat desa bisa ditingkatkan.
Dalam paparanya tersebut, Eko menguraikan tantangan pemerintahan dan pembangunan desa di Jateng. Tantangan itu adalah mewujudkan pemerintahan desa yang mampu menjalankan tugas, pokok, dan fungsi dengan baik.
Selain itu, tantangan lainnya adalah meningkatkan kualitas perencanaan yang partisipatif sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan desa.
"Dan penguatan peran BPD dan LKD dalam pembangunan desa," ujar Eko dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com.
Sejauh ini, Jawa Tengah memiliki luas wilayah 3, 25 juta hektar dan penduduk 3,7 juta jiwa. Mereka tersebar di 29 kabupaten, 6 kota, 576 kecamatan, 7.810 desa, dan 753 kelurahan.
Sejak 2013-2022, Provinsi Jateng mengalokasikan anggaran bantuan keuangan kepada Pemerintahan Desa sebesar Rp 8, 4 triliun.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
