JawaPos.com - Pengacara Cristalino David Ozora, Mellisa Anggraini menyoroti pengakuan Mario Dandy Satriyo tentang membuat berita acara pemeriksaan bohong. Mellisa tak mengerti rencana yang sedang dijalankan kubu Dandy.
"Sebenarnya, mereka sedang memainkan strategi apa? Lagi memainkan strategi menghilangkan perencanaan atau apa? Seolah-olah ada yang ingin jadi hero dan lain sebagainya," kata Mellisa kepada wartawan, Rabu (5/7).
Mellisa mengatakan, kesaksian Mario Dandy tidak sesuai dengan kesaksiaannya dalam sidang tertutup anak AG. Oleh karena itu, Mellisa mempertanyakan fakta yang sebenarnya.
"Kami berharap, majelis hakim yang menangani perkara Mario Dandy dan Shane Lukas melihat juga minutasi persidangan pelaku anak karena itu keterangan di bawah sumpah," ucapnya.
"Kalau itu nggak benar, saya rasa itu bisa jadi persoalan hukum yang baru karena memberikan keterangan palsu," pungkas Mellisa.
Sebelumnya, Mario Dandy Satriyo mengakui membuat pengakuan bohong saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya. Kebohongan ini berkaitan dengan peran terdakwa Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan dalam peristiwa penganiayaan Cristalino David Ozora.
Kebohongan Dandy ini meliputi adanya ucapan Shane yang menanyakan peran pada saat penganiayaan David. Dandy juga membantah Shane pernah bertanya kepadanya terkait Shane harus ikut memukuli David.
Dandy juga memastikan Shane tidak pernah memprovokasi dirinya untuk langsung menganiaya David saat tiba di rumah saksi Natalia. Semua dikarang Dandy agar terkesan dia menganiaya David karena terprovokasi oleh Shane.
"Ini di BAP pemeriksaan saudara sebagai saksi, saya jelaskan kembali, kami parkir mobil di pinggir jalan untuk menuju lokasi yang dikirim D. Sampai di lokasi kami masih di dalam mobil, lalu Shane tanya ke saya, entar gue ngapain Den mau gue ikut pukulin juga. Lalu saya jawab, entar lu videoin aja. Ada nggak ngomong gitu," kata hakim dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (4/7).
"Yang saya tulis di BAP itu bohong yang mulia," jawab Dandy.
"Bohong ini nggak bener ini?," tanya hakim memastikan.
"Di situ saya membuat skenario bahwa Shane ini yang membuat saya panas sampai ujung-ujungnya saya pukulin David, saya terprovokasi sama Shane, saya mau bikin skenario seperti itu cuma saat ini saya mau berkata sesungguhnya apa yang terjadi," jawab Dandy.