
ILUSTRASI: Dimas Pradipta/JawaPos.com
JawaPos.com - Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni mengungkapkan, terdapat tiga kelemahan pada aparatur sipil negara (ASN). Faktor kelemahan itu di antaranya kompetensi, komitmen dan kekompakan.
"Pertama adalah kompetensi. Ini jadi problem. Berapa banyak sih ASN yang bisa diandalkan di dinas-dinas? Paling 20 persen yang betul-betul bisa diandalkan, yang bisa dipercaya penuh, yang lainnya tidak. Kalau ini bisa dinaikan kinerja kita bisa lebih bagus lagi. Ini menjadi PR kita," kata Fatoni dalam keterangannya, Rabu (1/6).
Dia memandang, untuk meningkatkan kapasitas di era sekarang sangat mudah. Menurutnya, akses digital saat ini dapat meningkatkan kualitas SDM.
"Tidak perlu biaya. Ada youtube, webinar, buku elektronik dan lain-lain," terang Fatoni.
Kelemahan kedua, lanjut Fatoni, adalah komitmen. "Rasa memiliki, kesungguhan, tanggung jawab. Sebagian besar manusia ingin kerjanya yang ringan, tidak berisiko. Kalau saja ada SDM yang punya kompetensi bagus tapi tidak punya komitmen, itu tidak berguna bagi organisasi," papar Fatoni.
Selanjutnya, kelemahan ketiga adalah kekompakan. Dia menyebut, kinerja ASN tidak akan tercapai jika tidak diiringi dengan kerja sama.
"Kerja tim. Banyak yang ingin menonjol sendiri, egois, tidak menerima masukan yang lain, merasa pintar sendiri, ini banyak," papar Fatoni.
Oleh karena itu, Fatoni dalam setiap kunjungan kerjanya ke daerah selalu memacu ASN agar unggul dan inovatif.
Dia tak memungkiri, inovasi yang dilakukan tidak harus rumit dan tidak harus digital.
"Memperbaiki SOP, memperbaiki cara kerja, memperbaiki lingkungan, membuat lahan yang tadinya tidak termanfaatkan jadi bermanfaat. Kreativitas bisa menghasilkan inovasi," cetus Fatoni.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengapresiasi Fatoni yang dinilai selalu memberikan inspirasi dan perubahan dalam birokrasi pemerintahan di Tanah Air. Menurutnya, Fatoni menjadi inspirasi bagi ASN dan kepala daerah dalam menata keuangan daerah.
"Rekam jejaknya luar biasa memberikan banyak perubahan di birokrasi pemerintahan Indonesia. Banyak tips-tips menarik dari Pak Agus Fatoni," pungkas Bima Arya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
