billie eilish (x @poptingz)
JawaPos.com - Billie Eilish tunjukkan kemampuan aktingnya melalui film The Bell Jar, adaptasi novel terkenal karya Sylvia Plath.
Proyek yang disutradarai Sarah Polley ini semakin menarik perhatian setelah komposer pemenang Oscar, Hildur Guðnadóttir, mengonfirmasi keterlibatannya dalam menggarap musik film.
Kolaborasi tersebut mempertemukan tiga seniman dengan pendekatan kreatif berbeda untuk menghidupkan kisah tentang pencarian identitas, ambisi, dan pergulatan batin seorang perempuan muda.
Menurut laporan Variety, Guðnadóttir mulai mengembangkan musik film tersebut sejak tahap awal produksi. Ia bahkan menyiapkan sejumlah tema musik yang dapat digunakan Polley ketika proses pengambilan gambar berlangsung.
Komposer yang memenangkan Oscar berkat karyanya untuk Joker itu juga berdiskusi langsung dengan Eilish sebelum sang penyanyi memulai pengambilan adegan, sehingga musik dapat selaras dengan emosi karakter yang diperankannya.
Dalam film ini, Eilish memerankan Esther Greenwood, seorang calon penulis muda yang mendapatkan kesempatan magang di sebuah majalah di New York pada era 1950-an.
Di balik peluang tersebut, Esther menghadapi tekanan sosial, pergulatan mengenai masa depan, serta kesulitan memahami identitas dirinya sendiri.
Novel The Bell Jar pertama kali diterbitkan pada 1963 dan dikenal sebagai karya semi-autobiografis Sylvia Plath yang mengeksplorasi pengalaman perempuan dalam menghadapi ekspektasi masyarakat dan masalah kesehatan mental.
Guðnadóttir mengungkapkan bahwa pencarian jati diri merupakan inti dari tulisan Plath. Karena itu, ia bersama Polley dan Eilish berusaha menerjemahkan pengalaman emosional Esther ke dalam musik, termasuk membayangkan jenis lagu yang mungkin didengarkan karakter tersebut.
Menurutnya, bekerja dengan Eilish menjadi pengalaman istimewa karena sang penyanyi memahami proses penciptaan musik dan bagaimana sebuah komposisi dapat memperkuat emosi dalam cerita.
Bagi Guðnadóttir, proyek ini menjadi salah satu pengalaman paling menarik dalam kariernya. Ia juga ingin mengangkat sisi Plath yang sering terlupakan, yakni energi, kreativitas, dan kecintaannya terhadap dunia kepenulisan, bukan semata-mata kisah tragis dalam kehidupannya.
Pendekatan tersebut diharapkan memberikan perspektif yang lebih mendalam terhadap karakter Esther dan perjalanan emosionalnya.
Film The Bell Jar disutradarai sekaligus ditulis naskahnya oleh Sarah Polley, sineas yang sebelumnya memenangkan Oscar untuk skenario adaptasi Women Talking.
Selain Eilish, film ini turut dibintangi Carey Mulligan dan sejumlah aktor lainnya. Proyek tersebut menjadi langkah penting bagi Eilish dalam memperluas karier di dunia perfilman, sementara keterlibatan Guðnadóttir menjanjikan pendekatan musikal yang berfokus pada suasana dan kedalaman psikologis cerita.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022