Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 September 2026 | 03.30 WIB

Sinopsis Seri Anime Ayakashi (2006): Kisah Horor Kuno Jepang dari Era Edo dan Cara Mengusir Mereka

Poster mini seri Ayakashi: Japanese Classic Horror (2006) (Myanimelist) - Image

Poster mini seri Ayakashi: Japanese Classic Horror (2006) (Myanimelist)

JawaPos.com - Pada zaman dahulu, ketika dunia medis belum berkembang dan kita tidak bisa mendapatkan obat dengan mudah, terdapat dukun yang memiliki pengetahuan lebih daripada orang awam. 

Dukun memiliki pengetahuan eksklusif yang diteruskan dari seniornya atau leluhurnya, dan nantinya akan diteruskan ke penerusnya. Dengan pengetahuan itu, mereka bisa menyembuhkan seseorang dengan pengobatan tradisional, atau pengusiran setan. 

Ada dukun yang benar-benar mahir, sehingga mereka bisa melakukan hampir apa pun untuk menyembuhkan seseorang. Namun, kutukan yang terikat pada sebuah keluarga akan mempengaruhi tidak hanya pasien, tapi juga seluruh anggota keluarga hingga penghuni rumah dan orang-orang di sekitarnya. 

Pada zaman dahulu, ada seorang penjual obat keliling yang juga seorang dukun. Setiap hari ia berjalan berpindah-pindah dari kota ke kota untuk menjual obat. 

Tidak hanya itu, ia juga berkeliling untuk memburu "mononoke", roh pendendam yang dapat merasuki manusia dan menyebabkan penyakit hingga malapetaka. 

Suatu hari si penjual obat merasakan sebuah roh pendendam yang sangat kuat dari rumah keluarga samurai berpangkat tinggi. Rumah itu dihiasi banyak sekali bendera dan para penghuninya sangat sibuk karena putri keluarga mereka akan menikah dengan seorang samurai. 

Si penjual obat bertemu dengan salah satu pembantu termuda di rumah itu. Karena masih muda dan polos, ia menceritakan banyak hal kepada si penjual obat. 

Kepala keluarga rumah itu menikahkan putrinya dengan seorang samurai tua karena kaya. Dengan uang mahar darinya, keluarga mereka dapat membayar hutang. 

Namun tiba-tiba, saat si putri hendak melangkah keluar dari rumah, ia jatuh dan tidak sadarkan diri. Setelah diperiksa, ternyata ia tidak bernapas. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore