Potongan game Sleeping Dogs yang disutradarai oleh Timo Tjahjanto. (Steam)
JawaPos.com – Kabar Timo Tjahjanto resmi menjadi sutradara film Sleeping Dogs membuat banyak gamer bernostalgia. Namun bagi sebagian pembaca, judul game ini mungkin belum sepenuhnya familiar. Padahal, Sleeping Dogs adalah salah satu game aksi paling berkesan dalam satu dekade terakhir.
Sleeping Dogs pertama kali dirilis pada 2012 dan dikembangkan oleh United Front Games. Game ini hadir sebagai action-adventure open world dengan latar Hong Kong modern, lengkap dengan gang sempit, lampu neon, pasar malam, hingga distrik elit.
Berbeda dari banyak game open world lain, Sleeping Dogs menempatkan cerita sebagai tulang punggung utama. Pemain berperan sebagai Wei Shen, seorang polisi yang menyamar dan menyusup ke organisasi kriminal Triad.
Di sinilah kekuatan narasinya muncul, karena Wei Shen terus berada di persimpangan antara tugas negara dan ikatan personal di dunia kriminal. Salah satu ciri paling menonjol dari Sleeping Dogs adalah sistem pertarungan jarak dekat.
Alih-alih mengandalkan senjata api, game ini menekankan bela diri tangan kosong dengan koreografi yang terinspirasi film kungfu dan laga Hong Kong.
Lingkungan sekitar juga menjadi bagian dari pertarungan. Pemain bisa memanfaatkan pintu, meja, pagar, hingga objek di jalan sebagai senjata. Pendekatan ini membuat setiap perkelahian terasa brutal, cepat, dan sinematik.
Sleeping Dogs tidak sekadar menyuguhkan aksi. Ceritanya dibangun dengan nuansa gelap dan dewasa, membahas soal identitas, pengkhianatan, serta harga yang harus dibayar ketika hidup di dua dunia berbeda.
Konflik batin Wei Shen menjadi elemen emosional yang kuat. Ia bukan pahlawan hitam-putih, melainkan karakter abu-abu yang terus diuji oleh pilihan-pilihan sulit. Inilah alasan mengapa banyak pemain menyebut Sleeping Dogs sebagai game yang terasa seperti film yang bisa dimainkan.
Saat dirilis, Sleeping Dogs mendapatkan respons positif dari kritikus dan pemain. Skor ulasan di Steam per Senin (28/12) misalnya, 9.779 memberikan penilaian sangat positif dan banyak yang merekomendasikan. Di situs lain, rata-rata berada di kisaran 80 hingga 85, dengan pujian pada cerita, atmosfer kota, dan sistem combat.
Meski tidak pernah mendapatkan sekuel resmi, game ini justru tumbuh sebagai judul kultus. Hingga kini, Sleeping Dogs masih sering dibicarakan dan direkomendasikan, terutama bagi pemain yang mencari game aksi dengan cerita kuat.
Penunjukan Timo Tjahjanto sebagai sutradara film Sleeping Dogs dinilai selaras dengan karakter gamenya. Timo dikenal lewat gaya penyutradaraan yang intens, gelap, dan minim kompromi dalam menampilkan kekerasan dan konflik manusia.
Dunia Triad, pertarungan brutal jarak dekat, serta dilema moral dalam Sleeping Dogs memiliki banyak irisan dengan pendekatan sinematik Timo. Hal inilah yang membuat ekspektasi terhadap adaptasi filmnya begitu tinggi di kalangan gamer.
Dengan naskah film yang sudah rampung dan sutradara telah dikonfirmasi, Sleeping Dogs bersiap melangkah dari layar konsol ke layar bioskop. Bagi penggemar lama, film ini bukan sekadar adaptasi, melainkan kesempatan untuk melihat kembali dunia Hong Kong yang pernah mereka jelajahi bertahun-tahun lalu.
Kini, Sleeping Dogs tak lagi sekadar judul game lawas. Ia bersiap hidup kembali, kali ini sebagai film aksi yang membawa harapan besar dari para penggemarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022