JawaPos.com - Netflix kembali menghadirkan salah satu proyek besar yang sangat dinantikan publik dengan merilis serial fantasi romantis terbarunya berjudul “Genie, Make a Wish.”
Drama ini resmi tayang pada 3 Oktober lalu dan langsung mencuri perhatian karena dijadwalkan rilis bertepatan dengan libur panjang Chuseok selama tujuh hari di Korea Selatan, sebuah strategi yang diperkirakan mampu menarik jutaan penonton selama periode liburan nasional.
Melansir laman Allkpop, serial yang terdiri dari 13 episode ini mengusung kisah unik tentang Genie, seorang jin yang terbangun setelah seribu tahun tertidur, serta Ga Young, seorang manusia yang kehilangan kemampuan untuk merasakan emosi.
Keduanya kemudian menjalani perjalanan penuh warna dengan tiga permintaan yang menjadi pusat alur cerita, dikemas dalam nuansa komedi romantis yang ringan dan penuh imajinasi.
Sejak awal diumumkannya, ekpektasi terhadal drama ini disebut-sebut sangatlah tinggi.
Hal tersebut tidak lepas dari nama besar Kim Eun Sook, penulis skenario yang dikenal lewat karya-karya populer seperti Descendants of the Sun dan Goblin.
Selain itu, kehadiran dua bintang papan atas, yakni Kim Woo Bin dan Suzy pun semakin menambah daya tarik publik terhadap drama ini.
Banyak yang berharap drama ini akan menjadi hit besar Netflix berikutnya.
Namun, begitu dirilis, tanggapan penonton justru terbagi dua. Sebagian pihak menilai bahwa alur cerita terasa terlalu ringan, dengan dialog yang dianggap kekanak-kanakan dan humor yang gagal menyampaikan kelucuan.
Sejumlah komentar netizen yang kecewa berbunyi,
"Saya sangat menantikan, tapi hasilnya mengecewakan,”
“Saya berhenti menonton di tengah episode,”
"Bahkan episode pertama saja tidak bisa saya selesaikan.”
Di sisi lain, tidak sedikit penonton yang justru menikmati drama ini. Bagi mereka, “Genie, Make a Wish” adalah tontonan yang tidak terlalu berat, cocok untuk mengisi waktu luang di tengah liburan. Komentar positif antara lain seperti:
“Drama ini sempurna untuk membunuh waktu,”
“Suzy terlihat seperti photobook berjalan, saya tidak bisa berhenti menatapnya,”
“Ini adalah drama paling menyenangkan yang saya tonton belakangan ini.”
Dengan begitu, meskipun menuai kritik, drama ini tetap mendapat dukungan dari kelompok penonton yang menyukai hiburan ringan tanpa banyak beban.
Proses produksi drama ini sendiri tidak berjalan mulus. Awalnya, kursi sutradara dipegang oleh Lee Byung Heon, namun kemudian digantikan oleh Ahn Gil Ho, sosok yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan Kim Eun Sook dalam drama sukses The Glory.
Pergantian ini menimbulkan tanda tanya di kalangan penggemar. Lebih jauh lagi, kejanggalan terlihat ketika tidak ada anggota tim produksi yang hadir di konferensi pers resmi menjelang penayangan, padahal biasanya sutradara turut hadir untuk membicarakan karyanya.
Bahkan, pada kredit akhir episode satu hingga 13, nama kedua sutradara sama sekali tidak tercantum. Hanya Kim Eun Sook yang tetap disebut sebagai penulis naskah.
Meski diwarnai kontroversi, perdebatan sengit, dan masalah internal produksi, antusiasme terhadap “Genie, Make a Wish” tetap tinggi.
Dengan strategi penayangan yang cerdas pada masa liburan Chuseok, drama ini disebut-sebut masih memiliki peluang besar untuk mencatatkan rating kuat.