
Dari kiri: Shania Gracia, Feni Fitriyanti, Shani Indira Natio, dan Gabriela Margareth Warouw usai memasang plakat ulang tahun ke-9 Teater JKT48. (DentsuXentertainment)
JawaPos.com – Pandemi Covid-19 kembali memaksa grup idola JKT48 untuk merayakan ulang tahun ke-9 teater dengan berbagai keterbatasan. Tidak ada fans yang datang di Mal FX Sudirman untuk merayakan berdirinya tempat yang menjadi pusat kegiatan JKT48 itu. Sebab, pertunjukan untuk perayaan ulang tahun teater pada Minggu (12/9) itu dilakukan melalui online streaming.
Konsep pertunjukan spesial pada show hari ini cukup unik. Sebanyak 31 member JKT48 (tanpa Yessica Tamara yang sedang dihukum) berkesempatan menjadi center pada unit song. Lantaran lagu yang dinyanyikan cukup banyak, maka show dibuat dua kali. Pada Minggu siang pukul 14.00 dan malam pukul 18.30.
Untuk informasi, selama ini hanya member pilihan yang menjadi center. Posisi center menjadi penting di JKT48 karena membuat member berada di posisi tengah sehingga lebih mudah dikenali oleh penggemar atau tersorot kamera. Sebelum lagu dibawakan, member yang menjadi center pada lagu itu akan memberikan sedikit testimoni.
’’Dalam keadaan seperti ini, meskipun semua serba terbatas, kami tetap ingin merayakan momen penting ini. Meskipun tidak bisa bertemu secara langsung, kami harap momen ini bisa jadi momen spesial bagi kita semua,’’ ujar Jinan Shafa Safira pada awal show kedua usai dibuka dengan lagu Cara Ceroboh untuk Mencinta (Darashinai Aishikata).
Pada show pertama, susunan lagunya adalah Rapsodi, Finland Miracle, Cross, Bintang Jatuh yang Egois (Wagamama na Nagareboshi), Khayalan (Shinkirou), Benang Sari, Putik, dan Kupu-Kupu Malam (Oshibe to Meshibe to Yoru no Chou Chou), Ekor Malaikat (Tenshi no Shippo), Jangan Panggil Diriku Idol (Idol nante Yobanaide), Natasha yang Kucinta (Itoshiki Natasha), Locker Room Boy, Berikan Coklat dengan Bibir (Kuchiutsushi no Chocolate), Sampai Musim Semi Tiba (Haru ga Kuru made), Sang Pianis Hujan (Ame no Pianist), Cinta Jangkrik (Higurashi no Koi), Menatapmu Sayonara (Manazashi Sayonara), Maafkan, Permataku (Gomen ne, Jewel), Lagu 32 Bersaudari (32 Shimai no Uta), Everyday, Kachuusha, Luar Biasa (Saikou Kayo).
Sedangkan pada show kedua perayaan ulang tahun ke-9 Teater JKT48 adalah, Cara Ceroboh untuk Mencinta (Darashinai Aishikata), Joan of Arc di Dalam Cermin (Kagami no naka no Jeanne d'arc), Cinta Pertama Jam 7 Lewat 12 (7ji 12fun no Hatsukoi), End Roll, Gadis yang Celaka (Zannen Shoujo), Cinta Pertama, Selamat Siang (Hatsukoi yo, Konnichiwa), Bird, Pencuri Cinta Pertama (Hatsukoi Dorobou), Bawa Aku ke Wimbledon (Wimbledon e Tsuretette), Pulang Kampung (Kikyou), Jika Aku Dipelukmu (Dakishimeraretara), Candy, Glory Days, Prinsip Kesucian Hati (Junjou Shugi), Di Malam yang Berbadai (Arashi no Yoru ni wa), Perbuatan Angin Malam (Yokaze no Shiwaza), High Tension, Namida Surprise, dan To be Continued.
Khusus untuk show kedua, ada selebrasi dengan tiup lilin bersama seluruh member. Lalu, sebelum pertunjukan berakhir, Aninditha Rahma Cahyadi membacakan surat untuk teater. Anin diberi kehormatan untuk membacakan surat karena saat ini dia adalah member dengan jumlah show terbanyak di JKT48.
Dalam suratnya, Anin mengaku waktu begitu cepat. Teater sudah berusia sembilan tahun saja. Menurutnya, sejak bergabung dengan JKT48 pada 2014, banyak kenangan di teater. ’’Buat orang awam, teater adalah bangunan biasa di salah satu mal. Tapi, bagi kami teater seperti rumah kedua. Bahkan lebih dari rumah. Teater jadi kawan yang setua. Tempatku tumbuh sampai menjadi member dengan performer terbanyak di teater,’’ kata Anin.
Photo
Seluruh member saat merayakan ulang tahun ke-9 Teater JKT48 secara online streaming. (DentsuXentertainment)
Gadis kelahiran 5 Januari 1999 itu ingat betul ketika mendapat kehormatan menjadi member dengan tiga tim. Katanya, itu adalah masa-masa paling sibuk di JKT48. Sebab, dia bisa perform berkali-kali di berbagai setlist. ’’Saat itu, benar-benar terasa dekat dengan teater,’’ tuturnya.
Anin juga ingat, animo penonton di Teater JKT48. Terutama, sebelum dan sesudah pandemi Covid-19. Dalam surat yang dibacakan, Anin kadang berpikir kalau teater akan merasa kesepian. ’’Sekarang pun nggak banyak yang hadir. Tapi aku yakin akan ada waktu orang-orang ramai berkunjung dan kamu (teater) tidak merasa kesepian lagi,’’ tandasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
