
Member JKT48 saat menyanyikan lagu Kebun Binatang Saat Hujan di perayaan anniversary ke-14 di ICE BSD, Sabtu (20/12). (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)
JawaPos.com — Kapten JKT48 Shania Gracia resmi menjalani malam penting dalam kariernya. Pada Sabtu (20/12/2025), JKT48 menggelar konser bertajuk THE FIRST SNOW – JKT48 14th Anniversary Concert & Gracia Graduation Ceremony di ICE BSD. Dua agenda besar digabung dalam satu panggung: perayaan 14 tahun JKT48 sekaligus konser kelulusan Gracia.
Konser digelar dua kali. Pertama sebagai anniversary concert, lalu dilanjutkan konser kelulusan. Hingga konser dibuka pukul 18.30, data check-in menunjukkan 5.204 penonton hadir secara offline. Jumlah penonton streaming belum dirilis, namun panitia memastikan konser ini dapat disaksikan secara daring oleh penggemar luar kota maupun luar negeri.
Gracia sendiri tampil dengan suasana emosional. Ia mengakui perasaannya campur aduk ketika harus merayakan ulang tahun grup sekaligus menutup perjalanan panjangnya.
“Ada senangnya karena merayakan anniversary, tapi ada harunya karena setelah bertahun-tahun mengikuti konser ulang tahun, ini konser terakhir aku,” ujarnya di belakang panggung.
Suasana arena menjadi daya tarik tersendiri. Dari pantauan JawaPos.com di lokasi, tata panggung didesain megah dengan nuansa salju. Saat overture dibuka, efek butiran putih turun dari atas panggung, menghadirkan kesan winter show ala Jepang.
Kostum baru dengan warna biru–putih bertema First Snow semakin menguatkan visual konser, meski Indonesia tak mengenal musim salju, JKT48 sengaja menghadirkan fantasinya di panggung.
Bagian anniversary concert juga diwarnai dengan JKT48V yang membawakan “Baby Baby Baby” serta “Langit Biru Cinta Searah”. Pertunjukan bakal berlanjut menuju puncak emosi malam hari saat Gracia memasuki babak kelulusannya.
Bagi Gracia, panggung ini adalah penutup perjalanan lebih dari 11 tahun sejak ia diperkenalkan sebagai member generasi ketiga pada 2014.
Ia menjadi satu dari sedikit anggota senior tersisa dan memimpin JKT48 sebagai kapten selama satu tahun terakhir. Konser ini menandai langkah terakhirnya sebelum resmi meninggalkan grup.
