Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 November 2025 | 17.26 WIB

Sinopsis The Unholy (2021): Hati-Hati dengan Apa yang Kamu Percayai dan Kepada Siapa Kamu Berdoa

Poster film The Unholy (2021) Dok. IMDb) - Image

Poster film The Unholy (2021) Dok. IMDb)

JawaPos.com - Terkadang kita mendapatkan nama dengan arti besar dalam suatu hal yang kita tidak familiar. Seperti nama-nama dari budaya lain yang sangat berbeda dari budaya asal kita. Karena itu, ada nama-nama yang memiliki makna sangat dalam bagi beberapa orang. 

Globalisasi membuat kita dapat melihat dan mempelajari hal-hal yang tidak dapat kita temui dari jarak dekat. Dengan itu pula kita dapat mengetahui nama-nama dari bahasa atau budaya lain. 

Banyak nama-nama dari budaya lain terasa menarik dan eksotis, sehingga tidak jarang ditemukan pada orang-orang dari latar belakang yang jauh berbeda. 

Nama Mary, atau Maria, dapat sering ditemukan pada banyak sekali orang-orang dari berbagai latar belakang. Walaupun nama ini memiliki arti religius di agama Kristen, nama ini berasal dari bahasa Yahudi 'Miryam'. 

Namun, karena nama itu sangat suci, belum tentu setiap pemilik nama Mary atau Maria memiliki sifat yang baik. 

Dalam film 'The Unholy' (2021), ada seorang perempuan yang juga memiliki nama tersebut. Tapi sifatnya sangat berbeda dari Mary yang setiap orang kenal. 

Gerry Fenn (Jeffrey Dean Morgan) adalah seorang jurnalis dengan reputasi buruk, ia biasanya bekerja dalam bidang supranatural. Sehingga ia berkeliling negara untuk meliput fenomena-fenomena aneh. 

Ia ditugaskan ke Boston, dimana terjadi sebuah fenomena aneh yang ternyata hanya lelucon anak-anak sekitar. Saat Gerry hendak pulang, ia malah menemukan boneka aneh dan dengan sengaja menghancurkannya demi bahan liputan. Hal itu malah menjadi kesalahan terbesarnya. 

Gerry tiba-tiba mengalami kecelakaan mobil dalam perjalanannya, untungnya ia ditolong oleh Alice (Cricket Brown), kerabat Pastor Hagan (William Sadler) dari gereja Katolik lokal. Dari pastur tersebut Gerry mengetahui bahwa Alice tidak dapat mendengar dan tidak dapat berbicara. 

Tapi, Gerry tahu bahwa ia mendengar Alice berbicara saat ia menolongnya. Gerry memutuskan untuk menetap dan menginvestigasi Alice. 

Besoknya, Alice mengagetkan satu kota karena ia tiba-tiba dapat berbicara, dan Alice berkata ia disembuhkan oleh Sang Perawan Maria. Akibatnya kesembuhan Alice menjadi sorotan media dan perhatian Vatikan. 

Alice juga dapat menciptakan mukjizat-mukjizat kesembuhan lainnya kepada orang-orang yang dapat kepadanya. Tapi, saat ia menyembuhkan orang-orang tersebut, patung Bunda Maria di dalam gereja tiba-tiba mengucurkan tangisan darah. 

Alice bercerita kepada Gerry, yang makin menjadi dekat dengannya, bahwa ia berbicara dengan sosok bernama Maria. Alice yang dibesarkan Katolik, hanya mengetahui satu entitas yang bernama Maria, yaitu Sang Bunda. 

Mencurigai mukjizat-mukjizat ini, Gerry dan Pastor Hagan menyelidiki fenomena tersebut. Dan mereka menemukan sesosok bernama Mary, atau Maria, yang juga sempat menciptakan kesembuhan-kesembuhan di kota tersebut. 

Film ini mengajarkan bahwa sifat skeptis bukanlah sesuatu yang buruk. Terutama pada fenomena yang tidak kita mengerti. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore