
DPR Live dan DPR Ian buka suara soal lonflik internal dan dugaan eksploitasi finansial di agensi. (Allkpop)
JawaPos.com - Dunia K-Pop kembali diguncang kabar mengejutkan dari DPR (Dream Perfect Regime Co., Ltd.), salah satu kolektif musik independen paling berpengaruh asal Korea Selatan.
Melansir laman Allkpop, dua figur penting dari grup ini, DPR Live dan DPR Ian, secara terbuka mengungkap adanya konflik internal dan dugaan eksploitasi finansial, yang langsung menyita perhatian publik dan memicu kehebohan di kalangan penggemar.
Isu mengenai perusahaan atau label yang memanfaatkan artis tanpa memberikan perlakuan adil memang bukan hal baru dalam industri musik global.
Di Korea Selatan sendiri, publik sudah beberapa kali menyaksikan kasus serupa, seperti konflik antara ADOR dan NewJeans, hingga perselisihan antara SM Entertainment dan trio EXO-CBX (Chen, Baekhyun, dan Xiumin).
Kini, giliran DPR yang menjadi sorotan setelah dua anggotanya saling bersuara terkait dugaan penyimpangan dan masalah keuangan di dalam agensi tersebut.
Pada 7 Oktober 2025, DPR Ian menulis serangkaian unggahan emosional di akun X, yang menyingkap adanya masalah serius di balik layar.
Ia menuduh Scott Kim (DPR REM), mantan anggota inti sekaligus manajer bisnis DPR, telah melakukan eksploitasi finansial dan penyalahgunaan wewenang.
Dalam unggahannya, Ian mengungkapkan rasa kecewa dan kemarahan terhadap situasi internal perusahaan yang menurutnya tidak adil.
Ia menuliskan kalimat-kalimat bernada frustrasi, mempertanyakan bagaimana uang yang seharusnya untuk pengembangan proyek bisa hilang tanpa kejelasan.
Ian juga menyinggung beban kerja yang tidak seimbang, di mana ia mengaku harus melakukan berbagai peran sekaligus, mulai dari artis, sutradara kreatif, produser, hingga direktur visual, namun tidak mendapatkan kompensasi yang layak.
Ia bahkan menyebut bahwa gajinya lebih rendah daripada sekretaris perusahaan, sebuah pernyataan yang membuat banyak penggemar kaget dan prihatin.
Unggahan DPR Ian tersebut ternyata berkaitan dengan kasus hukum yang sedang berjalan antara Hong Da Bin (DPR Live) dan pihak DPR.
DPR Live sebelumnya telah mengajukan gugatan resmi terhadap DPR, mantan CEO Kim, serta Regime International Co., Ltd.
Gugatan itu mencakup tuduhan serius seperti “pembagian keuntungan yang tidak adil,” “penahanan data laporan keuangan,” dan “tidak dibayarkannya honor dari tur dunia.”
Langkah hukum yang diambil DPR Live menjadi sinyal bahwa permasalahan internal di tubuh DPR telah berlangsung cukup lama, meski selama ini tidak terekspos ke publik.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
