(Serial Adolescence, foto: IMDB)
JawaPos.com – Serial drama kriminal psikologis Inggris, Adolescence telah mencuri perhatian global sejak tayang di Netflix pada 13 Maret 2025. Drama ini sukses besar di ajang Penghargaan Emmy Primetime ke-77. Kemenangan ini membuktikan kualitas cerita dan akting para pemainnya yang memukau.
Alur cerita yang intens dan teknik pengambilan gambar unik menjadikannya tontonan wajib bagi pecinta drama. Serial ini mengisahkan keluarga Miller yang terguncang setelah putra mereka, Jamie, dituduh melakukan pembunuhan.
Dengan prestasi gemilang dan narasi yang kuat, Adolescence tidak hanya menghibur tetapi juga mengajak penonton merenung. Serial ini berhasil menyuguhkan pengalaman menonton yang intens dan mendalam. Lantas, seperti apa sinopsis serial Adolescence ini? Berikut ulasan selengkapnya, dilansir dari laman IMDB.
Kisah dimulai saat Jamie Miller, remaja 13 tahun, ditangkap atas tuduhan pembunuhan teman sekelasnya, Katie Leonard. Peristiwa tragis ini mengubah total kehidupan keluarga Miller yang tampak harmonis. Mereka harus menghadapi kenyataan pahit yang tak terduga.
Keluarga Miller harus menghadapi tekanan sosial dan rasa bersalah yang mendalam. Mereka juga mempertanyakan tanggung jawab serta pengaruh lingkungan terhadap remaja. Serial ini secara cermat menggambarkan bagaimana satu insiden dapat meruntuhkan fondasi sebuah keluarga.
Jamie terus menyatakan ketidakbersalahannya di kantor polisi sambil menangis, namun bukti rekaman CCTV menunjukkan dirinya menikam korban. Ayah Jamie, Eddie Miller, setia mendampingi putranya dalam setiap pemeriksaan. Ini termasuk penggeledahan hingga interogasi intens.
Psikolog klinis Briony Ariston berusaha menggali motif di balik tindakan Jamie. Ia mengungkap isu sensitif seperti pandangan seksual Jamie dan pengaruh budaya maskulinitas toksik dari media sosial.
Selain sinopsis Adolescence yang menarik, serial ini juga menampilkan ide sinematografik unik.
Setiap episode Adolescence diketahui diambil dengan teknik satu kali pengambilan terus-menerus atau one continuous shot. Tentu saja, hal ini bukan perkara mudah bagi pemain hingga kru serial Adolescence.
Meski demikian, teknik ini berhasil membuat penonton merasa seolah berada di tengah-tengah peristiwa.
Adolescence adalah serial drama kriminal psikologis yang menggabungkan elemen ketegangan dari genre kriminal. Serial ini juga mengeksplorasi mendalam kondisi mental dan emosional karakter, terutama Jamie Miller dan keluarganya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
