Marco Bezzecchi (Dok. Instagram @marcobez72)
JawaPos.com – Marco Bezzecchi mengungkapkan bahwa pendekatannya yang lebih hati-hati setelah insiden yang menimpa Fabio di Giannantonio justru menjadi penyebab kejatuhannya di MotoGP Jerman.
Dilansir dari laman Crash pada Selasa (15/7), pembalap asal Italia itu kehilangan peluang finis podium setelah terjatuh dari posisi kedua yang kuat di Sirkuit Sachsenring pada Minggu (13/7).
Pada balapan utama yang berlangsung kering, Bezzecchi memulai dari barisan depan dan langsung merebut posisi kedua pada lap pembuka.
Meski sempat turun ke posisi keempat, ia dengan cepat menyalip Fabio di Giannantonio dan kembali bersaing di barisan terdepan, menjaga jarak dengan pembalap Ducati lainnya.
Namun, ketika di Giannantonio mengalami kecelakaan di Tikungan 1 dengan 12 lap tersisa, Bezzecchi mulai mengerem lebih hati-hati di tikungan yang sama karena khawatir mengalami insiden serupa. Sayangnya, tiga lap setelahnya, ia sendiri mengalami kecelakaan di lokasi yang sama.
Menurut penjelasannya, Bezzecchi mengerem terlalu pelan sehingga motornya tidak oversteer saat melewati turunan di Tikungan 1.
Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya understeer dan roda depan kehilangan grip secara perlahan, yang akhirnya membuatnya jatuh dan gagal menyelamatkan motor.
Bezzecchi turut menyesalkan strategi konservatifnya dan menyatakan bahwa jika diberi kesempatan, ia akan memilih untuk mengerem agresif di setiap lap.
Menurutnya, dalam balapan seperti ini, ban dan motor dirancang untuk tampil optimal saat digeber maksimal. Maka, saat pembalap justru menahan laju, potensi kesalahan justru meningkat.
Kecelakaan tersebut menggagalkan peluang Bezzecchi untuk meraih podium keempat berturut-turut, meskipun ia mengaku puas dengan kecepatannya sepanjang akhir pekan.
Bezzecchi tidak menyangka bisa begitu kompetitif di Sachsenring, dan tetap menyoroti perkembangan positif yang dicapai timnya dalam beberapa balapan terakhir.
Meskipun hasil di Jerman mengecewakan, Bezzecchi dan tim Aprilia tetap optimistis menatap Grand Prix Brno.
Bezzecchi akan kembali bersaing bersama rekan setimnya, Jorge Martin, yang merupakan juara dunia bertahan dan baru kembali dari cedera. Bezzecchi pun masih bertahan di posisi keenam klasemen kejuaraan dunia MotoGP.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022