Jorge Martin. (Crash)
JawaPos.com – Pembalap penguji Honda, Stefan Bradl, memberikan pandangannya terkait potensi dampak Jorge Martin apabila bergabung dengan tim Honda Racing Corporation (HRC).
Dilansir dari laman Crash pada Selasa (15/7), Bradl menyatakan bahwa meskipun Martin merupakan pembalap bertalenta tinggi, ia tidak yakin Martin dapat secara instan mengubah performa Honda dan membawa mereka kembali ke jalur perebutan gelar juara dunia.
Situasi Jorge Martin dengan Aprilia saat ini tengah menjadi sorotan. Sang pembalap bersama manajernya, Albert Valera, dikabarkan ingin mengakhiri kontrak dengan Aprilia lebih cepat melalui klausul pelepasan.
Baca Juga: Manajemen Ban dan Strategi Jitu Antar Luca Marini Finis pada Posisi Enam di Tengah Cedera
Martin bahkan telah menyatakan secara terbuka niatnya untuk hengkang dari tim Noale pada akhir musim ini.
Namun, pihak Aprilia memiliki penilaian berbeda. Mereka bersikeras bahwa semua syarat kontrak telah dipenuhi, sehingga Martin wajib bertahan hingga 2026.
Aprilia bahkan siap membawa sengketa ini ke ranah hukum jika diperlukan. Meski demikian, kabar terbaru dari Spanyol mengindikasikan bahwa Martin kemungkinan tetap bertahan di Aprilia setidaknya untuk musim depan.
Sementara itu, Honda masih menunggu kejelasan mengenai status kontrak Martin. Tim Jepang tersebut disebut memiliki satu tempat kosong untuk tahun 2026, karena kontrak Luca Marini akan berakhir pada akhir 2025.
Bradl mengakui bahwa Jorge Martin merupakan kandidat menarik untuk posisi tersebut, asalkan statusnya sudah jelas secara hukum.
Bradl menambahkan bahwa Honda merupakan tim yang tidak akan melakukan pendekatan terhadap pembalap yang masih terikat kontrak.
Bradl sekaligus menegaskan bahwa selama Martin belum benar-benar bebas secara resmi, Honda tidak akan mengambil langkah agresif untuk merekrutnya.
Jorge Martin sendiri baru saja kembali ke lintasan setelah absen cukup lama akibat cedera. Ia menjalani tes privat bersama Aprilia di Misano dan menyelesaikan lebih dari 60 putaran dengan motor RS-GP. Hasil tes tersebut disebut memberikan sinyal positif untuk potensi rekonsiliasi dengan Aprilia.
Martin dijadwalkan kembali ke kompetisi akhir pekan ini di Sirkuit Brno, yang menjadi balapan terakhir sebelum jeda musim panas MotoGP.
Penampilannya di Brno akan menjadi penentu penting dalam menentukan arah masa depannya, baik bersama Aprilia maupun opsi lain seperti Honda.
Baca Juga: Start dari Posisi 10, Pecco Bagnaia Manfaatkan Kekacauan dan Raih Podium di MotoGP Jerman 2025

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
