Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Juni 2025 | 03.21 WIB

Meninggalkan Dominasi WSBK, Berikut 6 Alasan Kuat Toprak Razgatlioglu Siap Ukir Prestasi Baru di MotoGP

Toprak Razgatlioglu bersama Direktur Pramac Yamaha. (Instagram @pramacracing) - Image

Toprak Razgatlioglu bersama Direktur Pramac Yamaha. (Instagram @pramacracing)

JawaPos.com – Setelah bertahun-tahun menjadi bahan spekulasi dan rumor di dunia balap motor, akhirnya Toprak Razgatlioglu resmi bergabung dengan tim MotoGP. Juara dunia World Superbike dua kali ini menandatangani kontrak dengan Yamaha untuk membela tim Pramac Yamaha pada musim 2026.

Kepindahannya ini membuka babak baru bagi karier sang bintang Turki sekaligus memicu berbagai dinamika di paddock MotoGP dan WSBK.

Dilansir dari laman The Race pada Selasa (17/6), berikut 6 penyebab utama Toprak Razgatlioglu mantap pindah ke MotoGP musim 2026 mendatang.

1. Kepastian Transfer oleh Pramac Yamaha

Toprak Razgatlioglu akan resmi tampil di ajang MotoGP musim 2026 sebagai pembalap Pramac Yamaha. Keputusan ini mengejutkan sebagian pihak karena sebelumnya sang pembalap dikabarkan enggan membela tim satelit dan sempat mengalami hubungan kurang harmonis dengan Yamaha usai uji coba MotoGP pada masa lalu.

Namun kini, situasi berubah setelah Direktur Pelaksana baru Yamaha, Paolo Pavesio, berhasil membujuknya dengan proyek yang menjanjikan.

2. Perjalanan Karier dan Gaya Balap Khas Toprak

Sejak memulai karier di World Superbike pada 2019, Razgatlioglu tampil menonjol berkat gaya pengereman agresifnya. Ia membawa Yamaha meraih gelar WSBK pertama setelah sekian lama, lalu pindah ke BMW dan mengantar pabrikan itu menjadi kekuatan dominan.

Meskipun gayanya sempat dianggap kurang cocok untuk MotoGP, performanya yang konsisten membuat banyak pihak menaruh harapan besar padanya.

3. Dampak Transfer terhadap Komposisi Pembalap Pramac Yamaha

Masuknya Razgatlioglu ke tim Pramac berpotensi menggantikan salah satu dari dua pembalap saat ini, Jack Miller atau Miguel Oliveira.

Meskipun Miller tampil cukup konsisten sebagai pembalap Yamaha terbaik kedua setelah Fabio Quartararo, Oliveira dinilai lebih terancam karena performa buruk dan klausul kontrak yang memungkinkannya dilepas jika berada di posisi terbawah klasemen Yamaha di pertengahan musim.

4. Tantangan Adaptasi di Musim Perdana MotoGP

Musim 2026 kemungkinan besar akan menjadi masa adaptasi bagi Razgatlioglu. Ia belum memiliki pengalaman membalap dengan motor prototipe MotoGP yang lebih kaku dan menggunakan ban Michelin yang berbeda karakteristik dibanding ban Pirelli di WSBK. Yamaha pun menyampaikan pengumuman dengan hati-hati, karena kontraknya dengan BMW masih berlaku hingga akhir 2025.

5. Efek Kepindahan Terhadap World Superbike

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore