Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Juni 2026 | 21.13 WIB

Terbongkar! Motor Jatuh dan Rusak di FP2 Bikin Veda Ega Pratama Kesulitan Bersaing di Moto3 Hungaria 2026

Veda Ega Pratama mengungkap kecelakaan pada sesi FP2 membuat setelan motornya belum siap saat balapan Moto3 Hungaria 2026 berlangsung. (Honda Team Asia) - Image

Veda Ega Pratama mengungkap kecelakaan pada sesi FP2 membuat setelan motornya belum siap saat balapan Moto3 Hungaria 2026 berlangsung. (Honda Team Asia)

JawaPos.com — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama mengungkap penyebab utama performanya kurang maksimal pada balapan Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park. Kecelakaan yang dialaminya pada sesi Free Practice 2 (FP2) membuat motor harus diperbaiki dan program simulasi balapan gagal dijalankan, sehingga setelan motor belum siap saat race berlangsung.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Veda kesulitan bersaing sepanjang balapan, meski sebelumnya mampu mengamankan posisi start yang cukup menjanjikan dari urutan kesembilan.

Mengapa Veda Ega Pratama Kesulitan saat Balapan Moto3 Hungaria?

Veda mengakui persiapannya menuju balapan utama tidak berjalan sesuai rencana setelah mengalami kecelakaan pada sesi FP2, Sabtu (6/6/2026).

Padahal sesi tersebut biasanya dimanfaatkan tim untuk melakukan simulasi balapan sekaligus mencari setelan motor terbaik.

Akibat insiden itu, motor Honda Team Asia miliknya mengalami kerusakan dan membutuhkan waktu perbaikan. Situasi tersebut membuat Veda gagal menyelesaikan program long run yang telah disiapkan tim sebelum balapan.

“Biasanya kami melakukan simulasi race (balapan). Akan tetapi, saya malah jatuh di lap ketiga dan motornya perlu waktu untuk diperbaiki. Akhirnya tidak bisa lanjut. Jadi setting-an motornya belum siap untuk race karena memang belum sempat simulasi race,” ujar Veda.

Kegagalan menjalani simulasi balapan berdampak cukup besar karena Balaton Park merupakan sirkuit baru dengan karakter yang menuntut adaptasi cepat.

Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu harus menghadapi banyak variabel yang belum sepenuhnya dipahami saat balapan berlangsung.

Long Lap Penalty Tambah Berat Tantangan Veda

Selain persoalan setelan motor, Veda juga harus menerima hukuman long lap penalty yang membuat perjuangannya semakin berat. Hukuman itu berasal dari insiden pada sesi kualifikasi Q2, Sabtu (6/6/2026).

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore