
George Russell pimpin balapan Canada GP 2025 (Dok. Formula 1)
JawaPos.com - Grand Prix Kanada 2025, Minggu (15/6) ditutup dengan penuh drama ketika tujuh pembalap Formula 1 harus diselidiki oleh FIA akibat dugaan pelanggaran prosedur di balik Safety Car menjelang lap akhir balapan.
Di tengah ketegangan itu, George Russell dari Mercedes berhasil mengamankan kemenangan perdananya pada musim Formula 1 2025 ,diikuti Max Verstappen di posisi kedua, dan rekan setim Russell, Kimi Antonelli, yang mencetak podium perdananya di usia 18 tahun.
Balapan yang berlangsung di Sirkuit Gilles-Villeneuve tersebut berakhir di bawah kondisi bendera kuning, menambah ketegangan pada akhir pekan penuh drama. Sorotan utama justru datang dari insiden kecelakaan sesama pembalap McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris, yang terjadi jelang akhir balapan.
Dalam kecepatan tinggi di lintasan lurus pit, Norris menyenggol bagian ban belakang kiri mobil Piastri usai melaju dari sisi rumput. Akibatnya, Norris mengalami kerusakan suspensi parah dan harus keluar dari balapan. Insiden ini memicu masuknya Safety Car hingga garis finis.
Hal tersebut memicu serangkaian insiden di belakang Safety Car membuat FIA menyelidiki tujuh pembalap sekaligus, dan hasil penyelidikan ini bisa saja mengubah hasil akhir balapan secara signifikan.
Pembalap yang sedang diselidiki karena dugaan pelanggaran aturan saat berada di belakang Safety Car adalah Kimi Antonelli, Oscar Piastri, Charles Leclerc (posisi 5), Esteban Ocon (posisi 9), dan Carlos Sainz (posisi 10), serta dua pembalap yang finis di luar zona poin yaitu, Pierre Gasly dan Lance Stroll.
Menurut laporan media Belanda De Telegraaf, Senin (16/6), ketujuh pembalap tersebut diduga melakukan aksi salip-menyalip setelah bendera finis dikibarkan, padahal sinyal Safety Car masih aktif, yang secara regulasi sangat dilarang karena potensi bahaya.
Meskipun tidak ada insiden besar yang terjadi akibat pelanggaran tersebut, FIA menegaskan bahwa para pembalap seharusnya tetap waspada, karena bisa saja ada marshal atau peralatan darurat di lintasan.
Alhasil, ketujuh pembalap hanya diberikan peringatan keras, namun tidak dikenai hukuman lanjutan. FIA juga memperingatkan bahwa pelanggaran serupa di masa depan bisa berujung pada sanksi lebih berat.
Terpisah dari kasus Safety Car, Lando Norris mendapat penalti waktu lima detik karena dinilai menjadi penyebab utama tabrakan dengan Oscar Piastri. Selain itu, pembalap muda Oliver Bearman turut dipanggil steward karena diduga tidak mematuhi instruksi race director di Tikungan 14. Ocon dan Sainz juga diselidiki karena dianggap berkendara tidak wajar di area keluar pit lane.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
