
Sejumlah buruh dari berbagai kawasan di Jabodetabek berkumpul dan melakukan orasi di depan Gedung DPR/MPR Jakarta, Selasa (1/5)
JawaPos.com - Aksi May Day di depan gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Selatan berlangsung meriah. Dalam unjuk rasa ini turut dihadiri oleh para petinggi legislatif. Sebut saja Ketua komisi IX dari fraksi Demokrat, Dede Yusuf.
Dalam orasinya, mantan pesinetron itu menyampaikan selamat Hari Buruh Internasional kepada para peserta unjuk rasa. Dede juga turut menyanjung keputusan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menetapkan 1 Mei sebagai libur nasional.
"Selamat hari buruh internasional 1 Mei 2018 May Day!. Dulu Pak SBY mencanangkan hari ini jadi libur nasional," ungkap Dede di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Selatan (1/5).
Dede mengaku bangga terhadap jumlah buruh di Indonesia yang begitu banyak. Mereka dianggap sebagai salah satu pemasok ekonomi terbesar bagi Indonesia. Sehingga sudah selayaknya mendapat perhatian dari negara.
"Saya merasa bangga kepada buruh yang disebutkan tadi 51 juta orang termasuk yang ada di DPR ini adalah tulang punggung negara untuk ekonomi bangsa. Oleh karenanya negara harus memberikan perhatian kepada buruh," tegas Dede.
Kesejahteraan yang dimaksud Dede meliputi kesejahteraan hidup bagi buruh. Hal itu dapat diwujudkan dengan upah yang layak, serta tidak harus bersaing dengan tenaga kerja asing (TKA) yang di datangkan ke Indonesia.
"Hidup layak, upah layak, dan tidak bersaing dengan tenaga kerja asing," lanjutnya.
Lebih lanjut Dede setuju apabila TKA yang masuk ke Indonesia merupakan tenaga kerja kasar untuk ditangkap oleh polisi. Selain itu TKA yang tidak memiliki izin juga harus ditertibkan.
Meski demikian Dede setuju adanya TKA di Indonesia dengan syarat menduduki jabatan yang telah ditetapkan oleh Undang-undang. Selain itu gaji antara TKA dan tenaga kerja lokal tidak tumpang tindih.
"Soal aseng intinya adalah jika yang masuk bukan expan, tapi pekerja kasar tangkap pekerja asing itu!. Kalau tidak memiliki izin tangkap itu, pekerja asing boleh asal sesuai jabatan yang ditentukan undang-undang, terus gaji antara TKA dan bukan TKA jangan berbeda," pungkas Dede.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
