
Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono
JawaPos.com - Penghinaan lambang negara mencuat setelah kepolisian menangkap salah seorang pria berinisial NF (20) yang kedapatan membawa bendera merah pituh bertuliskan Arab saat mengikuti aksi FPI di Mabes Polri pada Senin (16/1) kemarin.
Namun, apakah setiap orang yang membawa bendera yang dicorat-coret akan dipidana semua. Hal ini tengah didalami aparat kepolisian.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa untuk menjerat pembawa bendera yang dituliskan atau dicorat-coret tersebut pihaknya akan menyerahkan kepada saksi ahli.
"Ya kan kita lihat dulu benderanya seperti apa, kan perlu pemeriksaan saksi ahli. Kalau itu misalnya cuma kain merah putih apakah itu disebut juga bendera, biar saksi ahli yang menyatakannya," ujar Argo saat dihubungi, Sabtu (21/1).
Sebelumnya, sempat juga beredar di media sosial bahwa foto Kapolri Jenderal Tito Karnavian tampak memakai ikat kepala merah putih dan ditengah-tengahnya terdapat tulisan. Namun, menurut Argo, kembali lagi hal itu hanya saksi ahli yang dapat menyatakan bahwa apakah itu dapat dikatakan bendera atau tidak.
"Kan ada aturannya bendera itu seperti apa, tentunya saksi ahli nanti yang menyatakannya," kata Argo.
Seperti diketahui, sebelumnya polisi telah meringkus seorang pria yang ikut dalam aksi yang digelar Front Pembela Islam (FPI) di Mabes Polri, Senin (16/1) kemarin. Tersangka NF tersebut ditangkap lantaran saat aksi tersebut kedapatan membawa bendera merah putih yang dicorat-coret di bagian tengahnya dengan tulisan Arab.
Argo mengatakan, NF ditangkap oleh Polres Jakarta Selatan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis (19/1) malam. "Pembawa bendera sudah kami tangkap, inisialnya NF berumur 20 tahunan," ujar Argo kepada wartawan, Jumat (20/1) kemarin. (elf/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
