
Mauro Icardi mencatat 7 gol dari 10 perjumpaan melawan Juventus sejak berkarier di Serie A.
JawaPos.com - Striker Inter Milan, Mauro Icardi sempat menjadi momok menakutkan bagi Juventus beberapa tahun silam. Bagaimana tidak, dalam lima laga beruntun, Icardi pernah 6 kali membobol gawang I Bianconeri. Dua di antaranya di Turin. Namun, kini kandang Juventus tak lagi ramah buat Icardi.
Tercatat, dalam tiga kunjungan terakhir bersama Inter Milan ke markas Juventus, Icardi mengalami paceklik gol. Imbasnya, Inter pun dipaksa menelan kekalahan dalam tiga lawatan tersebut, dua di Serie A dan satu di Coppa Italia.
Padahal, sejak membela Sampdoria, Icardi sempat menjadi pemain yang paling disegani kiper kawakan Juventus, Gianluigi Buffon. Dalam dua pertemuan melawan Juventus, Icardi mencetak tiga gol dan membawa Sampdoria dua kali menang, 2-1 di Turin pada 6 Januari 2013 dan 3-2 di Luigi Ferraris pada 18 Mei 2013.
Tuah Icardi sedikit memudar sejak pindah ke Inter adap awal musim 2013-2014. Namun, tidak dengan ketajamannya. Dalam tiga perjumpaan awal dengan Juventus bersama I Nerazzurri, Icardi selalu mencetak gol. Hasilnya, lima laga beruntun Icardi tak pernah absen membobol gawang Juventus.
Akan tetapi, dalam tiga laga tersebut, penyerang didikan akademi Barcelona, La Masia itu tak berhasil membawa Inter menang, dua kali seri 1-1 dan sekali kalah 1-2. Peruntungan Icardi melawan Juventus pun kian memuai sejak musim 2015-2016.
Tren membobol gawang Juventus terputus saat Inter hanya bisa bermain imbang 0-0 pada 18 Oktober 2015 di Stadio Giuseppe Meazza. Bahkan, dalam dua pertemuan setelahnya, Icardi tak cuma mandul, Inter pun dilumat Juventus dengan skor 0-3 (Coppa Italia 2015-2016) dan 0-2 (Serie A 2015-2016).
Kecemasan tifosi Juventus merebak kembali ketika Icardi kembali mampu menjebol gawang Buffon pada 18 September 2016. Saat itu, Juventus sempat unggul lebih dahulu berkat gol Stephan Lichtsteiner pada menit ke-66. Namun, Icardi membalas melalui gol sundulan dua menit setelahnya.
Bahkan, pria asal Argentina itu menjadi pendulang assist untuk gol kemenangan Inter 2-1 yang dicetak Ivan Perisic. Fans Inter kembali terbuai dengan harapan kembalinya tuah Icardi dalam duel melawan Juventus yang bertajuk Derby d'Italia tersebut.
Sialnya, harapan hanya tinggal harapan. Pada perjumpaan kedua di Turin (5/2/2017), Icardi kembali mandul. Inter pun dipaksa takluk 0-1 melalui gol tunggal Juan Cuadrado pada pengujung babak pertama. Produktivitas Icardi melawan Juventus kembali mandek di angka 7 gol dan 2 assists dari 10 pertemuan.
Gawang Juventus bukan lagi terfavorit bagi Icardi. Jumlah 7 gol ke gawang Juventus sama seperti saat melawan mantan timnya, Sampdoria. Sementara, mangsa favorit Icardi sat ini berpaling ke Fiorentina, dengan total 9 gol dari 11 perjumpaan.
Meski begitu, masih ada harapan Icardi untuk mengembalikan tuahnya melawan Juventus. Pada Minggu (10/12) dini hari WIB, Inter akan melawat ke kandang Juventus pada perjumpaan pertama di Serie A musim ini.
Panggung Icardi vs Higuain
Inter datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat status sebagai capolista, alias pemuncak klasemen. Tak cuma itu, tim asuhan Luciano Spalletti tersebut juga menjadi satu-satunya tim yang belum ternoda kekalahan dari 15 giornata Serie A musim 2017-2018.
Apakah tuah Icardi akan kembali seperti kala masih berseragam Sampdoria? Atau justru Juventus yang mempertegas keperkasaannya atas Inter seperti dalam beberapa musim terakhir, sekaligus merebut takhta klasemen?
Satu hal yang pasti, Icardi tengah dalam kepercayaan diri yang tinggi menyambut duel malam nanti. Dia menyatakan timnya dalam mood bagus menghadapi semua pertandingan. Terutama setelah menempati puncak klasemen sementara.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
