
Gary Cahill membayar blundernya lewat gol penentu kemenangan pada laga ini
JawaPos.com - Chelsea membuktikan kapasitas mereka sebagai tim yang bisa selalu memaksimalkan hasil meski performa mereka tak terlalu sempurna. Hal ini terlihat saat tim menghadapi Stoke City, Sabtu (18/3).
Pada laga tersebut, pertarungan kedua tim sangat ketat sebelum akhirnya Chelsea memastikan kemenangan 2-1 lewat gol telat sang kapten, Gary Cahill. Menariknya Cahill adalah masalah utama pada gol Stoke di laga ini.
Hasil ini membuat Chelsea semakin kokoh di puncak klasemen dengan 69 poin dan jarak dengan Tottenham Hotspur di peringkat kedua pun mencapai 13 poin.
Babak pertama berjalan menarik. Stoke tanpa diduga tampil sangat baik dan memperlihatkan permainan keras yang membuat The Blues kaget.
Tubrukan demi tubrukan terjadi sehingga sempat membuat beberapa pemain Chelsea mulai dari David Luiz hingga Diego Costa tumbang.
Meski begitu, bukan Chelsea namanya jika tak punya cara untuk mencetak gol. Kesulitan menembus lini belakang Stoke yang sangat solid lewat kombinasi, bola mati pun berhasil mereka manfaatkan.
Pada menit ke-13, Willian membuat tendangan bebas melengkung dari sisi kiri mengarah ke pojok kanan bawah gawang Stoke. Lee Grant tak menyangka itu dan gagal mengantisipasinya.
Stoke tak mau menyerah begitu saja. Penyerangan mereka semakin gencar. Stoke sempat mencetak gol lewat tandukan Bruno Martins-Indi. Tapi, wasit menganulirnya karena dianggap offside. Padahal posisi sang pemain tidak offside.
Meski begitu, Stoke akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-38. Gary Cahill mendorong Jon Walters di dalam kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih. Walters pun mengeksekusi penalti dengan sempurna, hingga babak pertama berakhir 1-1.
Laga semakin panas di babak kedua. Chelsea semakin memperlihatkan dominasinya dan beberapa kali mengurung pertahanan Stoke. Perjuangan mereka acap terhenti karena permainan keras lini belakang The Potters masih sangat baik.
Chelsea kembali mendapat peluang dari bola mati pada menit ke-65. Tapi, tendangan melengkung Marcos Alonso masih mengenai tiang gawang.
Serangan demi serangan dilancarkan Chelsea, hingga akhirnya upaya mereka berbuah hasil pada menit ke-86. Antisipasi tak sempurna Eric Pieters di depan gawangnya sendiri membuat bola muntah mengarah ke Cahill dan sang pemain tanpa ampun menendang bola masuk ke gawang Stoke.
Laga ditutup dengan kartu kuning kedua Philip Bardsley karena jegalan kerasnya ke kaki Cesc Fabregas dan Chelsea menang dengan skor 2-1.
Stoke City (4-4-2): 33-Lee Grant; 3-Eric Pieters, 15-Bruno Martins-Indi, 17-Ryan Shawcross, 2-Philip Bardsley; 32-Ramadan Sobhi, 4-Joe Allen, 20-Geoff Cameron, 10-Marko Arnautovic; 9-Saido Berahino (18-Mame Biram Diouf 61'), 19-Jon Walters
Chelsea (3-4-3): 13-Thibaut Courtois; 24-Gary Cahill, 30-David Luiz, 28-Cesar Azpilicueta; 3-Marcos Alonso, 21-Nemanja Matic (14-Ruben Loftus-Cheek 82'), 7-N'Golo Kante, 15-Victor Moses (4-Cesc Fabregas 70'); 11-Pedro Rodriguez, 19-Diego Costa, 22-Willian (5-Kurt Zouma 87')

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
