Ilustrasi generasi milenial (magnific)
JawaPos.com - Banyak generasi milenial tumbuh dengan keyakinan bahwa mengikuti aturan, belajar dengan tekun, mendapatkan nilai bagus, dan meraih gelar pendidikan merupakan jalan utama menuju kehidupan yang sukses.
Sejak duduk di bangku sekolah, mereka diajarkan untuk mempersiapkan masa depan melalui prestasi akademis dan mengikuti tahapan kehidupan yang dianggap ideal.
Namun ketika memasuki dunia kerja dan menghadapi tanggung jawab sebagai orang dewasa, sebagian dari mereka menemukan kenyataan yang tidak selalu sesuai dengan pelajaran tersebut.
Nilai tinggi tidak otomatis menjamin pekerjaan yang baik, ijazah tidak selalu menjamin kestabilan finansial, dan mengikuti semua aturan tidak selalu membuat seseorang lebih siap menghadapi persoalan kehidupan.
Bukan berarti pendidikan formal sama sekali tidak berguna. Pengetahuan dasar, kemampuan berpikir kritis, dan kedisiplinan tetap memiliki nilai penting.
Persoalannya, ada keterampilan praktis yang tidak selalu diajarkan secara memadai di sekolah, padahal sangat dibutuhkan ketika seseorang harus mengatur keuangan, membangun hubungan, menghadapi kegagalan, dan mengambil keputusan secara mandiri.
Pengalaman ini membuat banyak orang mempertanyakan kembali sejumlah pelajaran yang dahulu dianggap sebagai kunci keberhasilan.
Berikut 12 pelajaran yang mungkin kurang relevan ketika dihadapkan pada kehidupan nyata, terutama bagi generasi milenial yang tumbuh dengan ekspektasi tertentu tentang pendidikan, pekerjaan, dan masa depan.
Dilansir dari Your Tango, dalam artikel Alexandra Blogier berjudul “12 Things Millennials Were Taught In School That Turned Out To Be Completely Useless” yang diterbitkan pada 21 November 2024, menyebut sejumlah keterampilan dan kebiasaan sekolah yang kehilangan sebagian relevansinya seiring perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan masyarakat.
Bagi generasi milenial yang bersekolah sebelum internet menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, ensiklopedia cetak pernah menjadi sumber informasi penting. Ketika mendapatkan tugas penelitian, siswa harus mencari buku yang sesuai, membuka halaman berdasarkan abjad, membaca informasi yang tersedia, kemudian mencatat bagian yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas.
Proses tersebut mengajarkan ketekunan dan kemampuan menemukan informasi melalui sumber tertulis. Namun, cara pencarian informasi telah berubah drastis sejak mesin pencari dan perpustakaan digital semakin mudah diakses. Kini, banyak informasi dapat ditemukan dalam hitungan detik melalui komputer atau telepon pintar.
Perubahan ini membuat keterampilan mencari informasi hanya melalui ensiklopedia cetak tidak lagi menjadi kebutuhan utama bagi sebagian besar pelajar dan pekerja. Informasi dalam buku cetak juga tidak selalu bisa mengikuti perkembangan terbaru, terutama untuk bidang yang berubah cepat, seperti teknologi, kesehatan, dan ekonomi.
Meski demikian, bukan berarti ensiklopedia atau buku referensi sudah tidak memiliki manfaat. Sumber cetak masih dapat digunakan untuk memahami pengetahuan dasar, menelusuri sejarah, atau memperoleh informasi yang disusun secara sistematis. Tantangannya adalah mengetahui kapan sumber tersebut relevan dan kapan informasi terbaru diperlukan.
Pelajaran yang lebih penting bagi kehidupan nyata saat ini adalah kemampuan mencari, memeriksa, dan membandingkan informasi. Banyaknya hasil pencarian tidak menjamin semuanya akurat. Seseorang tetap perlu menilai kredibilitas penulis, tanggal publikasi, dan sumber yang digunakan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022