
Ilustrasi pria yang berpura-pura mencintai pasangannya (magnific)
JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, perhatian dan kasih sayang seharusnya tumbuh dari ketertarikan yang tulus terhadap diri seseorang, bukan semata-mata karena manfaat yang bisa diperoleh darinya.
Namun, tidak semua pria yang terlihat dekat, sering menghubungi, atau bersikap manis benar-benar memiliki perasaan yang sama seperti yang ditunjukkannya.
Ada kalanya, kedekatan tersebut lebih banyak didorong oleh kenyamanan, bantuan, perhatian, atau dukungan yang diberikan pasangannya.
Situasi ini bisa membuat perempuan merasa dihargai pada awalnya, tetapi perlahan menyadari bahwa hubungan yang dijalani terasa berat sebelah.
Ia mungkin selalu hadir ketika pria tersebut membutuhkan bantuan, tetapi justru kesulitan mendapatkan dukungan saat dirinya sedang menghadapi masalah.
Perbedaan antara kasih sayang yang tulus dan hubungan yang berorientasi pada keuntungan pribadi memang tidak selalu mudah dikenali.
Lantas, bagaimana cara mengetahui apakah seorang pria benar-benar mencintaimu atau hanya menyukai hal-hal yang kamu lakukan untuknya?
Ada sejumlah perilaku yang patut diperhatikan, terutama jika muncul berulang kali dan membentuk pola hubungan yang tidak seimbang.
Berikut 10 perilaku mencurigakan pria yang mungkin lebih menyukai manfaat darimu daripada membangun hubungan yang saling menghargai, dikutip dari Your Tango.
1. Dia Selalu Hadir Ketika Membutuhkan Sesuatu, tetapi Jarang Ada Saat Kamu Membutuhkannya
Salah satu tanda yang patut diperhatikan adalah ketika seorang pria selalu mencari kamu saat membutuhkan bantuan, perhatian, atau dukungan emosional, tetapi sulit ditemukan ketika kamu sedang menghadapi masalah.
Dia mungkin menghubungimu ketika sedang kesepian, membutuhkan seseorang untuk mendengarkan keluhannya, atau ingin dibantu menyelesaikan urusan tertentu. Namun, ketika kamu membutuhkan dukungan serupa, responsnya justru terasa dingin atau tidak konsisten.
Dalam hubungan yang sehat, dukungan tidak harus selalu diberikan dalam jumlah yang sama setiap saat. Ada masa ketika salah satu pihak membutuhkan lebih banyak perhatian karena sedang menghadapi masalah.
Hal yang perlu diperhatikan adalah apakah kedua orang tetap berusaha saling mendukung dalam jangka panjang atau hubungan terus berpusat pada kebutuhan satu pihak.
Dari sudut pandang psikologi hubungan, pola timbal balik dan respons terhadap kebutuhan pasangan merupakan bagian penting dalam membangun kedekatan.
Ketika seseorang berulang kali menerima perhatian tanpa berusaha memahami kebutuhan pasangannya, hubungan dapat terasa timpang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022