Ilustrasi seseorang yang sedang menjatuhkan orang lain (magnific/drobotdean)
JawaPos.com - Tidak semua orang yang hadir dalam kehidupan kita benar-benar memiliki niat baik. Ada kalanya seseorang terlihat perhatian dan peduli, tetapi cara mereka berbicara justru perlahan merendahkan, membuat kita merasa bersalah, atau mempertanyakan diri sendiri.
Orang yang memiliki kecenderungan manipulatif sering menggunakan kata-kata tertentu untuk mendapatkan kendali dalam sebuah hubungan.
Mereka dapat menyamarkan sindiran sebagai candaan, menganggap perasaan orang lain sebagai sesuatu yang berlebihan, atau menghindari tanggung jawab ketika perkataannya menyakiti.
Karena itu, penting untuk memperhatikan pola komunikasi seseorang, bukan hanya melihat satu kalimat secara terpisah.
Dilansir dari laman YourTango, berikut enam frasa yang patut diwaspadai ketika muncul berulang kali dalam percakapan.
1. “Kamu terlalu sensitif”
Kalimat ini sering digunakan untuk mengalihkan perhatian dari perilaku seseorang kepada reaksi emosional orang yang menjadi lawan bicaranya.
Ketika seseorang mengatakan Anda terlalu sensitif setelah melakukan atau mengatakan sesuatu yang menyakitkan, persoalan utamanya bisa berubah.
Alih-alih membicarakan tindakan yang membuat Anda tersinggung, pembicaraan justru berfokus pada apakah reaksi Anda dianggap berlebihan.
Dalam hubungan yang tidak sehat, pola semacam ini dapat membuat seseorang mulai meragukan perasaannya sendiri. Padahal, memiliki perasaan tidak selalu berarti seseorang bersikap terlalu sensitif.
2. “Aku cuma bercanda”
Candaan memang menjadi bagian dari percakapan sehari-hari. Namun, candaan dapat berubah menjadi cara untuk menyampaikan penghinaan ketika seseorang sengaja mengatakan sesuatu yang merendahkan lalu berlindung di balik alasan bahwa dirinya hanya bercanda.
Ungkapan “aku cuma bercanda” sering muncul setelah lawan bicara menunjukkan bahwa dirinya merasa tersinggung.
Masalahnya bukan sekadar apakah sebuah perkataan dimaksudkan sebagai lelucon, melainkan bagaimana seseorang merespons ketika mengetahui bahwa perkataannya telah menyakiti orang lain.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022