Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 September 2026 | 06.09 WIB

Solo Traveling Bukan Sekadar Liburan, 8 Pelajaran Ini Bisa Mengubah Diri

ilustrasi seseorang yang bepergian sendirian/Freepik - Image

ilustrasi seseorang yang bepergian sendirian/Freepik

JawaPos.com – Bepergian seorang diri mungkin masih dianggap tidak biasa bagi sebagian orang. Ada yang menilainya sebagai bentuk keberanian, sementara yang lain justru merasa aktivitas tersebut terlalu berisiko atau identik dengan kesepian.

Namun, perjalanan solo sebenarnya tidak selalu hanya berkaitan dengan destinasi yang dikunjungi. Ketika seseorang harus mengurus berbagai keperluan tanpa ditemani orang terdekat, pengalaman tersebut dapat menjadi kesempatan untuk mengenali kemampuan, kebiasaan, hingga kebutuhan dirinya sendiri.

Dari menentukan rute, menghadapi perubahan rencana, berkomunikasi dengan orang baru, sampai menikmati waktu tanpa teman perjalanan, semuanya dapat memberikan pengalaman berbeda.

Dilansir dari Geediting, terdapat sejumlah pelajaran hidup yang kerap dikaitkan dengan pengalaman bepergian seorang diri. Berikut delapan di antaranya.

1. Belajar Menikmati Kesendirian

Sendiri tidak selalu berarti merasa kesepian. Perjalanan tanpa teman justru dapat memberikan seseorang kesempatan untuk menikmati waktu tanpa harus menyesuaikan keinginan dengan orang lain.

Suasana yang lebih tenang memungkinkan seseorang memikirkan berbagai hal yang selama ini mungkin terlewatkan karena kesibukan. Bagi sebagian orang, momen tersebut bahkan dapat menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi dan menata kembali prioritas hidup.

2. Rasa Percaya Diri Bisa Bertambah

Ketika melakukan perjalanan sendirian, berbagai keputusan harus dibuat secara mandiri. Mulai dari menentukan tujuan, mencari transportasi, mengatur anggaran, hingga menyelesaikan masalah ketika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana.

Keberhasilan melewati tantangan-tantangan kecil tersebut dapat memberikan pengalaman bahwa seseorang ternyata mampu mengandalkan dirinya sendiri. Konsep self-efficacy yang diperkenalkan psikolog Albert Bandura juga berkaitan dengan keyakinan seseorang terhadap kemampuannya menyelesaikan suatu tugas.

3. Menjadi Lebih Mudah Beradaptasi

Tidak semua perjalanan berjalan sesuai itinerary. Kendaraan bisa terlambat, tempat yang ingin dikunjungi mungkin tutup, atau cuaca mendadak berubah.

Situasi semacam ini mengajarkan pentingnya memiliki rencana cadangan dan tidak terlalu terpaku pada satu skenario. Kemampuan beradaptasi tersebut juga dapat berguna dalam kehidupan sehari-hari ketika seseorang menghadapi keadaan yang berada di luar kendalinya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore