
Ilustrasi perilaku seseorang mengalami trauma (magnific)
JawaPos.com - Tidak semua orang yang membawa luka masa lalu akan terlihat sedang mengalami masalah.
Sebagian justru tampak baik-baik saja, mampu bekerja, bersosialisasi, bahkan menjalani kehidupan seperti biasa.
Namun, pengalaman yang belum sepenuhnya diproses dapat tetap memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan sesuatu, dan merespons situasi tertentu.
Seseorang bisa menjadi sangat waspada, mudah tersinggung ketika menghadapi persoalan kecil, sulit merasa aman, atau bahkan mengalami ketegangan fisik yang berulang tanpa memahami hubungannya dengan pengalaman masa lalu.
Dirangkum dari laman YourTango, sejumlah ahli kesehatan mental menyampaikan tanda-tanda yang mungkin menunjukkan bahwa trauma masih memengaruhi kehidupan seseorang.
Perlu digarisbawahi, tanda-tanda berikut bukan diagnosis trauma atau PTSD. Satu perilaku saja tidak dapat membuktikan seseorang mengalami trauma.
Apalagi, kondisi setiap orang berbeda dan penilaian mengenai kesehatan mental sebaiknya dilakukan oleh profesional yang kompeten.
Namun, inilah empat perilaku dominan yang dapat menunjukkan seseorang masih hidup dengan bayang-bayang trauma, mulai dari mudah terpicu hingga selalu merasa harus melindungi diri.
1. Reaksi terhadap Situasi Kecil Terasa Jauh Lebih Besar
Salah satu perilaku yang mungkin menunjukkan seseorang masih membawa dampak pengalaman traumatis adalah munculnya reaksi emosional yang terasa tidak sebanding dengan situasi yang sedang terjadi.
Misalnya, seseorang mendapatkan kritik sederhana dari rekan kerja, tetapi reaksinya sangat kuat.
Ia bisa langsung merasa terancam, marah, panik, ingin menangis, atau memilih menarik diri.
Bagi orang lain, kejadian tersebut mungkin hanya sebuah percakapan biasa, tetapi bagi dirinya situasi itu terasa jauh lebih serius.
Dalam artikel YourTango, psikolog klinis Dr. Susan Pazak menjelaskan bahwa trauma yang belum terselesaikan dapat berkaitan dengan toleransi frustrasi yang rendah, ketidakpuasan berulang, serta kecenderungan mengalami reaksi yang sangat besar terhadap pemicu yang tampaknya kecil.
Hal tersebut dapat terjadi ketika situasi masa kini secara tidak sadar mengingatkan seseorang pada pengalaman yang pernah membuatnya merasa tidak aman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022