Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Agustus 2026 | 05.00 WIB

Konten Digital Jadi Jalan Baru Generasi Muda, Hidupkan Semangat Kemerdekaan

Kontribusi generasi muda kepada bangsa dapat diwujudkan melalui ide, kreativitas, dan kepedulian yang dibagikan di ruang digital untuk mengajak orang lain belajar dan ikut menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar. (Dimas Choirul/JawaPos.com) - Image

Kontribusi generasi muda kepada bangsa dapat diwujudkan melalui ide, kreativitas, dan kepedulian yang dibagikan di ruang digital untuk mengajak orang lain belajar dan ikut menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar. (Dimas Choirul/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kontribusi generasi muda untuk membangun negara dapat diwujudkan melalui ide, kreativitas, dan kepedulian yang dibagikan di ruang digital untuk mengajak orang lain belajar dan ikut menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar.

Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia ini juga tercermin dalam diri Jerhemy Owen, yang mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan melalui berbagai inisiatif pelestarian alam.

Sebagai pemerhati lingkungan, Owen percaya bahwa upaya pelestarian alam nusantara membutuhkan perhatian dan dukungan dari banyak pihak. 

Karena itu, dia memanfaatkan media sosial seperti TikTok untuk membangun percakapan dengan komunitas sekaligus mengajak mereka berpartisipasi dalam berbagai inisiatif bersama masyarakat, pemerintah, komunitas, dan organisasi terkait. 

Owen menilai isu lingkungan perlu dikemas dengan bahasa yang lebih sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari agar lebih mudah dipahami masyarakat, terutama generasi muda.

Menurut dia, persoalan seperti polusi, banjir, dan sampah merupakan pintu masuk untuk membuat isu lingkungan lebih relevan bagi publik.

“Karena ada masalah (lingkungan), artinya potensinya pun juga besar untuk kita perbaiki, untuk kita ambil peran supaya kita bisa memajukan Indonesia, membuat Indonesia menjadi lebih indah lagi secara alamnya,” kata Owen dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa (18/8).

Dalam membuat konten, dia menghindari penggunaan istilah yang terlalu kompleks. Dia juga memanfaatkan tren seperti olahraga dan gaya hidup agar pesan lingkungan tidak terasa berat bagi penonton media sosial.

“Akhirnya saya mempunyai ide kayak, oh kayaknya kita harus mengedukasi orang-orang Indonesia tapi dengan bahasa-bahasa yang mudah, supaya orang-orang Indonesia lebih aware, lebih mengerti juga, dan lebih relate terhadap lingkungan,” ujar Owen.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore