
Digitalisasi memudahkan banyak pekerjaan. (Btech)
JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menekankan pentingnya memastikan transformasi digital benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penguatan digitalisasi perlindungan sosial dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Jakarta, Jumat (14/8).
Menurut Meutya, keberhasilan digitalisasi layanan pemerintah tidak cukup hanya ditandai dengan beralihnya proses administrasi dari cara konvensional ke platform digital.
Teknologi harus mampu memangkas waktu, biaya, sekaligus mengurangi beban administratif yang selama ini harus ditanggung masyarakat.
“Sesuai arahan Bapak Presiden, teknologi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Digitalisasi bukan sekadar memindahkan proses ke sistem digital, tetapi bagaimana teknologi memangkas waktu, biaya, dan beban administratif yang selama ini dirasakan masyarakat,” ujar Meutya Hafid di Jakarta.
Ia mencontohkan, masyarakat seharusnya tidak lagi perlu mendatangi kantor pemerintah berulang kali hanya untuk mengakses sebuah layanan. Begitu pula dengan pengisian data yang semestinya tidak perlu dilakukan kembali apabila informasi tersebut sudah tersedia dalam sistem pemerintah.
“Ketika masyarakat bisa mengakses layanan pemerintah tanpa harus datang berkali-kali, mengeluarkan biaya perjalanan, atau mengulang data yang sudah dimiliki negara, di situlah digitalisasi memberikan manfaat yang nyata,” kata Meutya.
Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memperkuat infrastruktur serta ekosistem digital nasional.
Konektivitas yang semakin luas, infrastruktur yang andal, serta sistem digital yang aman dan terpercaya dinilai menjadi fondasi agar layanan pemerintah berbasis teknologi dapat digunakan masyarakat secara lebih merata.
Sementara itu, digitalisasi perlindungan sosial yang disoroti Presiden Prabowo saat ini telah diterapkan di 153 kabupaten dan kota yang tersebar di 38 provinsi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
