
Direktur Group Hubungan Luar Negeri LPS, Ramadian Moetomo, dalam ajang JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026, di Jakarta, Kamis (30/7). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) meraih penghargaan Top of Mind Corporate Governance – Public Fund Management dalam ajang JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026. Penghargaan tersebut dinilai menjadi masukan sekaligus pemacu bagi LPS untuk terus meningkatkan standar tata kelola dan kualitas layanan publik.
Direktur Group Hubungan Luar Negeri LPS, Ramadian Moetomo, mengatakan ajang penghargaan seperti JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 penting karena memberikan umpan balik (feedback) kepada berbagai lembaga, termasuk institusi pemerintah.
"Saya rasa acara seperti ini perlu karena ini merupakan semacam feedback kepada lembaga-lembaga, termasuk juga lembaga seperti kami di LPS, lembaga pemerintah,” ujar Ramadian pada ajang JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 yang digelar di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Kamis (30/7).
Menurut Ramadian, penghargaan tersebut menjadi pengingat bagi LPS agar tidak berpuas diri atas capaian yang telah diraih. Sebagai lembaga pemerintah yang memberikan layanan kepada masyarakat, LPS harus terus meningkatkan standar kerja serta memperhatikan berbagai perkembangan dan praktik baru untuk menjaga kredibilitas lembaga.
“Karena kita tidak boleh berpuas diri, dan kita harus tetap meningkatkan standar kita, karena kita sebagai lembaga pemerintah, lembaga public service, harus terus memperhatikan hal-hal yang baru, dan hal-hal yang ini adalah lebih kredibel,” ujarnya.
Penghargaan Top of Mind Corporate Governance – Public Fund Management diberikan dalam rangkaian JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026, yang memberikan apresiasi kepada berbagai institusi dan perusahaan atas pencapaian dalam transformasi digital, tata kelola, serta inovasi di berbagai sektor.
CEO JawaPos.com Dhimas Ginanjar menegaskan transformasi digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga keberanian perusahaan untuk mengubah budaya kerja dan cara berpikir.
"Yang paling penting adalah keberanian untuk berubahnya. Karena apapun teknologi yang digunakan akan sulit kalau misalkan dari budaya kerja dari perusahaannya tidak ada yang mau berubah," ujar Dhimas.
Dhimas mengatakan, selama ini JawaPos.com menjalankan peran sebagai media yang menyaksikan lahirnya berbagai inovasi dan perubahan di dunia usaha, institusi, hingga organisasi yang berhasil menghadirkan transformasi digital yang berdampak bagi masyarakat.
Ia menambahkan, pengalaman bertemu berbagai perusahaan selama berkarier sebagai jurnalis membuatnya memahami bahwa keberhasilan transformasi digital lahir dari proses panjang yang tidak terlihat publik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
