Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Agustus 2026 | 20.36 WIB

Jangan Berlebihan, Ini 6 Dampak Terlalu Banyak Makan Protein bagi Tubuh

ilustrasi makanan protein. (freepik) - Image

ilustrasi makanan protein. (freepik)

JawaPos.com – Protein merupakan salah satu zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh. Nutrisi ini berperan dalam pembentukan dan perbaikan jaringan, termasuk mendukung pemulihan otot setelah aktivitas fisik.

Namun, bukan berarti semakin banyak protein yang dikonsumsi akan semakin baik. Kebutuhan protein setiap orang berbeda-beda, bergantung pada usia, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, serta tujuan masing-masing.

Masalah dapat muncul ketika seseorang mengonsumsi protein secara berlebihan secara terus-menerus, terlebih jika pola makan tersebut membuat asupan serat, buah, sayuran, dan sumber nutrisi lainnya menjadi berkurang.

Menurut Cleveland Clinic, konsumsi protein berlebihan dapat berkaitan dengan sejumlah keluhan, seperti bau mulut, dehidrasi, gangguan pencernaan, kelebihan kalori, hingga masalah pada ginjal, terutama pada orang yang sudah memiliki gangguan ginjal.

Berikut enam dampak yang perlu diperhatikan.

1. Dapat Membebani Ginjal

Protein yang dikonsumsi akan diolah tubuh dan menghasilkan sejumlah produk sisa yang kemudian harus disaring oleh ginjal.

Pada orang dengan fungsi ginjal yang sehat, peningkatan asupan protein dalam jumlah tertentu umumnya masih dapat ditoleransi. Namun, konsumsi yang berlebihan dapat meningkatkan beban kerja ginjal, sementara risikonya menjadi lebih penting pada orang yang sudah memiliki penyakit ginjal.

Karena itu, penderita penyakit ginjal sebaiknya tidak sembarangan menjalani diet tinggi protein tanpa mendapatkan arahan dari dokter atau ahli gizi.

2. Lebih Mudah Mengalami Dehidrasi

Asupan protein yang tinggi dapat meningkatkan kebutuhan tubuh untuk membuang produk sisa metabolisme melalui ginjal.

Kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap kebutuhan cairan yang lebih tinggi. Cleveland Clinic juga mencatat dehidrasi sebagai salah satu efek yang dapat muncul ketika seseorang mengonsumsi protein secara berlebihan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore