Potret tahu kukus ayam udang yang sehat dan tinggi protein. (instagram.com/@umahawak)
JawaPos.com - Sedang mencari menu yang tinggi protein tetapi tetap terasa gurih dan enak? Tahu Kukus Ayam Udang bisa menjadi pilihan sederhana untuk menu harian karena memadukan tahu dengan dua sumber protein, yaitu ayam dan udang.
Resep ala @umahawak yang merupakan recook dari @krisbtr ini juga tidak membutuhkan proses memasak yang rumit. Tahu diisi dengan adonan ayam dan udang berbumbu, kemudian dikukus hingga matang sehingga menghasilkan hidangan yang lembut, gurih, dan cocok untuk berbagai kesempatan.
Tahu sering menjadi bahan andalan untuk menu rumahan karena mudah ditemukan dan dapat diolah menjadi berbagai hidangan. Dalam resep ini, tahu dipadukan dengan ayam giling dan udang giling sehingga kandungan proteinnya menjadi lebih tinggi dan rasanya juga lebih kaya.
Proses memasak dengan cara dikukus membuat hidangan ini terasa lebih ringan dibandingkan tahu isi yang digoreng. Tekstur tahu yang lembut berpadu dengan adonan ayam dan udang yang gurih, sehingga cocok untuk kamu yang sedang menjaga pola makan tanpa harus mengorbankan rasa.
Bahan-Bahan
5 buah tahu susu Bandung, belah menjadi dua
150 gram ayam giling
350 gram udang giling
1 sdm bawang putih bubuk atau 3 siung bawang putih, haluskan
1 butir putih telur
1 sdm saus tiram
1 sdm minyak wijen
1 sdm tepung tapioka
Garam secukupnya
Lada secukupnya
Penyedap secukupnya
Jika tidak memiliki tahu susu Bandung, tahu sutra juga dapat digunakan sebagai alternatif. Pilih tahu yang cukup padat agar tidak mudah hancur ketika diberi isian dan dikukus.
Cara Membuat Tahu Kukus Ayam Udang
1. Siapkan Tahu
Belah lima buah tahu susu menjadi dua bagian. Jika menggunakan tahu sutra, lakukan proses ini dengan hati-hati karena teksturnya cenderung lebih lembut dan mudah pecah.
Keruk sedikit bagian tengah tahu jika diperlukan untuk membuat ruang bagi isian. Jangan mengambil terlalu banyak bagian tahu agar bentuknya tetap kokoh ketika dikukus.
2. Buat Adonan Isian
Siapkan wadah besar, kemudian masukkan ayam giling dan udang giling. Tambahkan bawang putih bubuk atau bawang putih yang sudah dihaluskan untuk memberikan aroma gurih pada adonan.
Masukkan putih telur, saus tiram, minyak wijen, dan tepung tapioka. Tambahkan garam, lada, serta penyedap secukupnya, kemudian aduk seluruh bahan hingga tercampur rata.
3. Aduk hingga Adonan Menyatu
Aduk adonan ayam dan udang hingga teksturnya menjadi lebih menyatu. Pastikan tidak ada bagian bumbu yang menggumpal agar rasa isian lebih merata.
Tepung tapioka berfungsi membantu mengikat adonan sehingga isian tidak mudah hancur setelah matang. Sementara minyak wijen memberikan aroma khas yang membuat adonan terasa lebih harum.
4. Isi Tahu
Ambil tahu yang sudah dibelah, kemudian letakkan adonan ayam dan udang di bagian atasnya. Gunakan sendok untuk meratakan permukaan isian agar bentuknya terlihat lebih rapi.
Jangan mengisi tahu terlalu penuh karena adonan akan sedikit mengembang ketika terkena panas. Pastikan isian menempel dengan baik pada permukaan tahu agar tidak mudah terlepas selama proses pengukusan.
5. Siapkan Kukusan
Panaskan kukusan terlebih dahulu hingga air benar-benar mendidih. Tata tahu yang sudah diberi isian di dalam wadah tahan panas atau langsung di atas rak kukusan yang telah dialasi.
Berikan sedikit jarak di antara tahu agar uap panas dapat bersirkulasi dengan baik. Cara ini juga membantu setiap bagian tahu dan isian matang secara lebih merata.
6. Kukus hingga Matang
Kukus tahu hingga bagian ayam dan udang matang sempurna. Pastikan bagian tengah adonan sudah tidak berwarna mentah sebelum tahu diangkat dari kukusan.
Setelah matang, angkat tahu secara perlahan agar bentuknya tetap utuh. Diamkan sebentar sebelum disajikan agar teksturnya lebih stabil dan tidak terlalu panas ketika disantap.
Jika menggunakan tahu sutra, lakukan proses memotong dan memindahkannya dengan hati-hati. Gunakan spatula atau sendok lebar untuk membantu mengangkat tahu agar permukaannya tidak mudah pecah.
Adonan juga sebaiknya tidak dibuat terlalu encer. Pastikan perbandingan ayam, udang, putih telur, dan tapioka cukup sehingga isian dapat mempertahankan bentuknya setelah dikukus.
Udang memberikan rasa manis alami sekaligus aroma seafood yang khas pada adonan. Untuk mendapatkan rasa yang lebih kuat, gunakan udang yang masih segar dan pastikan sudah dikupas serta dibersihkan dengan baik.
Minyak wijen juga menjadi salah satu bahan penting dalam resep ini karena memberikan aroma khas. Namun, gunakan sesuai takaran agar rasanya tidak terlalu dominan dan tetap seimbang dengan rasa ayam serta udang.
Tahu Kukus Ayam Udang bisa menjadi salah satu pilihan menu bagi kamu yang sedang berusaha meningkatkan asupan protein. Kombinasi tahu, ayam, dan udang membuat satu hidangan memiliki beberapa sumber protein sekaligus.
Menu ini juga dapat disajikan bersama sayuran kukus, salad, atau nasi secukupnya. Dengan begitu, hidangan menjadi lebih lengkap dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan makan sehari-hari.
Tidak hanya untuk menu utama, tahu kukus ini juga cocok dijadikan camilan gurih. Sajikan bersama sambal, saus cabai, atau saus kecap asin untuk memberikan rasa yang lebih kuat.
Jika ingin menjadikannya lauk, kamu bisa menyajikannya bersama nasi hangat dan sayuran. Teksturnya yang lembut membuat hidangan ini juga cukup nyaman disantap oleh berbagai usia.
Tahu Kukus Ayam Udang merupakan contoh bahwa menu yang sederhana tetap bisa terasa lezat dan mengenyangkan. Proses pengukusan membuat hidangan terasa lebih ringan, sementara kombinasi ayam dan udang memberikan rasa gurih serta tekstur yang lebih menarik.
Resep ala @umahawak ini juga cocok untuk kamu yang sedang mengejar asupan protein dan ingin menjaga pola makan. Dengan bahan yang mudah ditemukan dan cara membuat yang praktis, tahu kukus ini layak menjadi salah satu menu rumahan yang dibuat berulang kali.
***